Disdikbud: Guru Tidak Semestinya “Main” Tangan

0
1030
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang, Yustinus

LINTASKAPUAS.COM,SINTANG-Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang Yustinus menyayangkan kasus kekerasan di SDN 18 Kelurahan Ladang yang dilakukan oknum guru terhadap siswa. Ia menegaskan, tidak semestinya guru “main” tangan merespon perilaku siswa. “Untuk pembinaan kepada anak, guru tidak semestinya melayangkan tangan atau menjewer,” katanya.

Seorang guru, kata Yustinus, ketika melakukan pembinaan seharusnya dengan memanggil anak-anak tersebut. “Jika memang sudah kelewatan dan tidak mau di nasehati atau dibina lagi,  sebagai guru atau pihak sekolah selanjutnya harus melakukan pemanggilan kepada pihak orang tua yang bersangkutan. Supaya orang tua tahu tentang perkembangan dan kenakalan anaknya di sekolah,” katanya.

Karena kasus tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan yang difasilitasi pihak pengawas, ia berharap pihak terkait dapat sama-sama saling memaafkan. “Dan kami dari Dinas Pendidikan juga akan melakukan pemanggilan dan pembinaan ke pada pihak kepala sekolah tersebut. Agar pelaku tidak mengulangi tindakannya,” katanya.

Kasus kekerasan oleh guru terhadap siswa SDN 18 Kelurahan Ladang terjadi Sabtu 22 September lalu. Tidak tanggung-tangung, ada lima siswa yang menjadi korban oknum guru saat kegiatan Pramuka di sekolah.