Pemkab Ketapang Ikuti Zoom Meeting Pengarahan Dari Presiden Republik Indonesia

0
594
Foto Pemkab Ketapang bersama Forkopimda saat mengikuti Zoom Meeting. (Istimewa)

LINTASKAPUAS I KETAPANG – Wakil Bupati Ketapang H. Farhan, didampingi PJ Sekda Suherman, Asisten Sekda Bidang Ekbangkesra (Ass II) H. Marwan Noor, dan Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum (Ass III ) Drs. Heronimus Tanam, serta Forkopimda Kabupaten Ketapang mengikuti zoom meeting pengarahan dari Presiden Republik Indonesia Kepada Kepala Daerah Se-Indonesia Tahun 2021 di Ruang Rapat lantai 3 Kantor Bupati Kabupaten Ketapang, Senin (17/05/2021).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesian yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo.

Dalam arahannya Presiden Republik Indonesian menyampaikan bahwa, pasca Idul Fitri ini kita harus waspada karena berpotensi kasus baru Covid-19 walaupun kita telah melakukan penyekatan serta pelarangan mudik, karena pada saat ini tren perkembangan kasus Covid-19 mengalami kenaikan hampir di setiap daerah.

Lanjut Presiden menyampaikan, walau ada penurunan kasus di beberapa daerah namun di beberapa daerah yang lainnya mengalami kenaikan. Selain itu Presiden juga menjelaskan, penurunan kasus yang drastis hanya di daerah Bengkulu.

Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Presiden juga mengingatkan tentang adanya penyebaran varian baru Covid-19 yang sudah menjangkit di beberapa daerah walaupun belum signifikan.

” Walaupun jumlah kasusnya masih sedikit, akan tetapi kita harus tetap waspada dan segera ditangani secara baik, segera diputus mata rantai penyebarannya supaya tidak terjadi lonjakan.” tegas Presiden.

Terkait permasalahan ekonomi, Presiden menyampaikan bahwa ekonomi pada saat ini, yang mana pada Quartal 1 Tahun 2020 adalah (2,97%) namun mengalami penurunan ketika terjadi lonjakan kasus Covid-19, sehingga pada Quartal 1 Tahun 2020 terjadi penurunan sebesar -0,74%.

Lanjutnya lagi, pada Quartal 2 Tahun 2020 masih terjadi penurunan yang cukup besar yaitu -5,32%, namun pada Quartal 3 Tahun 2020 terdapat kenaikan menjadi -3,49% dan pada akhir Quartal 4 Tahun 2020 masih mengalami kenaikan menjadi -2,19%,.

” Saya berharap, pada Quartal 2 Tahun 2021 ini kita harus bisa terus meningkatkan perekonomian kita, yang mana target kita pada akhir Quartal 4 Tahun 2021 adalah di atas 7%, namun sekali lagi saya kembali mengingatkan bahwa kita harus tetap berhati-hati terhadap Covid-19,” tegas presiden kembali. (Agsfy)