
Sebelumnya, pada awal februari daerah Kecamatan Simpang Hulu diguyur hujan dengan intensitas tinggi sehingga membuat sejumlah pemukiman warga dan fasilitas umum serta beberapa rumah ibadah dan gedung sekolah di beberapa desa di kecamatan tersebut mengalami banjir dengan ketinggian air mencapai 80 cm hingga 100 cm.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Ketapang melalui Kapolsek Simpang Hulu, Iptu Matalip mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan pihaknya merupakan respon cepat dari Polda Kalbar melalui jajaran dalam menanggapi bencana alam.
“Ini merupakan bentuk kepedulian Polda Kalbar bersama jajaran, dengan niat tulus dan simpati kepada warga desa yang terdampak banjir, kami mewakili bapak Kapolda Kalbar dan Bapak Kapolres Ketapang menyalurkan sekitar 120 paket sembako serta paket obat obatan untuk sekitar 80 kepala keluarga yang terdampak banjir, yang mana Paket sembako ini langsung kami salurkan ke warga dengan mendatangi ke pemukiman warga masing-masing,” kata Matalip, Selasa (15/02/2022).
Lanjut Matalip menjelaskan, adapun desa yang terdampak yakni Desa Balai Pinang dan Desa Semandang.
Matalip menambahkan, bahwa Polsek Simpang Hulu, bersama pemerintah Desa Balai Pinang dan Desa Semandang serta Koramil Simpang Hulu selalu siaga 24 jam yang mana diakuinya siap bergerak apabila sewaktu waktu ada terjadi kenaikan debit air secara massif, selain itu pihaknya juga kerap melakukan monitoring serta pendataan terhadap warga masyarakat yang terdampak banjir.
“Untuk debit air sudah mulai menunjukan progress penurunan, namun apabila beberapa hari kedepan masih terjadi intensitas hujan yang tinggi, diperkirakan debit air dapat naik kembali dan hal ini sudah kita antisipasi dengan membentuk satgas penanganan banjir bersama BPBD Ketapang, pemerintah Kecamatan Simpang Hulu, pemerintah desa serta rekan-rekan dari Koramil Simpang Hulu,“ tukasnya. (Ags)










