Desa Balai Agung Bangun Kantor dan Gerai Koperasi Merah Putih, Terdepan di Kabupaten

0
736

LINTASKAPUAS | SINTANG – Desa Balai Agung, Kecamatan Sungai Tebelian, membuka babak baru dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan memulai pembangunan kantor dan gerai Koperasi Merah Putih, Rabu (12/11/2025) pagi.

Proyek pembangunan ini dilakukan di lahan milik desa yang telah disiapkan khusus untuk mendukung keberlangsungan koperasi sebagai pusat aktivitas ekonomi lokal. Menariknya, Balai Agung menjadi desa pertama di Kabupaten Sintang yang mewujudkan pembangunan fisik kantor dan gerai koperasi merah putih.

Kepala Desa Balai Agung, Andy, menjelaskan bahwa keberhasilan ini berkat kerja keras dan koordinasi optimal antara pengurus koperasi dan pemerintah desa. “Kami bangga menjadi yang pertama di Kabupaten Sintang membangun kantor dan gerai Koperasi Merah Putih.

Pengurus koperasi, mulai dari ketua, sekretaris, bendahara, hingga anggota, telah bekerja dengan sangat serius dan penuh dedikasi. Hal ini mempercepat proses administrasi serta pembangunan,” ujarnya penuh semangat.

Selain itu, Andy menuturkan bahwa seluruh proses pembangunan telah mengikuti petunjuk teknis (juknis) yang dikeluarkan pemerintah pusat, sehingga pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana dan tanpa hambatan berarti.

“Pembangunan ini direncanakan memakan waktu sekitar 80 hari atau sekitar dua bulan lebih. Semua tahapan kami jalankan sesuai prosedur dan regulasi yang berlaku supaya hasilnya maksimal,” tambahnya.

Lahan yang digunakan untuk pembangunan kantor dan gerai koperasi ini berukuran 20×40 meter, sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah pusat. Lahan tersebut merupakan hasil hibah dari Pemerintah Daerah Sintang kepada desa Balai Agung sebagai dukungan nyata untuk pengembangan koperasi.

Dengan hadirnya kantor dan gerai koperasi Merah Putih ini, diharapkan dapat memperkuat perekonomian desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Diresmikan sebagai pusat layanan koperasi, fasilitas ini akan memudahkan anggota koperasi dalam mengakses berbagai layanan keuangan dan produk usaha lokal, sekaligus menjadi simbol kemajuan dan kemandirian desa Balai Agung.