Guru Harus Berperan Bantu Peningkatan IPM di Kabupaten Sintang

0
157
Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Sintang yustinus

LINTASKAPUAS | SINTANG – Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten sintang mendorong guru untuk bisa membantu pemerintah dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di kabupaten sintang. Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten sintang, Yustinus mengatakan peran serta guru dalam peningkatan indeks pembangunan manusia itu bisa dengan memberikan dorongan dan motivasi kepada peserta didik.

“Guru harus bisa mendorong dan memotivasi anak-anaknya agar mampu bersaing dan meningkatkan kemampuan dirinya dalam menerima pelajaran di sekolah. Selain itu, guru juga diharapkan bisa membuka pola pikir murid-muridnya agar memiliki masa depan yang baik kedepannya,” kata Yustinus, Selasa (25/11/2025) pagi.

Yustinus mengungkapkan guru juga bisa berperan dalam membuka pikiran orang tua siswa agar anak-anaknya tidak putus sekolah. Pasalnya terkadang orang tua membiarkan anak-anaknya putus sekolah karena berbagai persoalan.

“Dibeberapa lokasi, terkadang ada orang tua yang membiarkan anaknya putus sekolah karena berbagai alasan. Disitu peran guru harus bisa dan mampu membuka pola pikir orang tua siswa agar anaknya bisa kembali bersekolah. Terlebih jika anak-anak putus sekolah, dikhawatirkan berdampak kurang baik kedepannya,” ungkap yustinus.

Menurutnya guru-guru bisa melakukan pendekatan yang lebih intens kepada murid-muridnya yang ptus sekolah. Bahkan jika murid memiliki persoalan, guru bisa tampil untuk membantu mencarikan solusi agar siswa yang bersangkutan bisa kembali bersekolah.

“Ketika itu persoalan keluarga dan diluar persoalan ekonomi, tentu ada pendekatan-pendekatan lainnya yang dilakukan guru agar anak yang bersangkutan jangan sampai putus sekolah. Ketika usianya sudah lewat, maka guru dapat mendorong anak-anaknya melalui program kesetaraan seperti paket a, paket b dan paket c,” ucapnya.

Yustinus menambahkan selain peran dari guru, peran serta keluarga juga sangat besar untuk mendorong anak-anak agar tetap bersekolah sesuai dengan ketentuan.

“Peran serta keluarga juga sangat penting agar tidak ada lagi anak-anak usia sekolah yang putus sekolah karena persoalan yang tidak terlalu besar,” tutupnya.