AKBP. Wuryantono Imbau Pedagang Secara Humanis Sembari Bagikan Paket Sebako Gratis

0
25
Foto Kapolres Ketapang, AKBP. Wuryantono saat membagikan paket sembako gratis ke pedagang. (Istimewa)

LINTASKAPUAS I KETAPANG – Guna mendisiplinkan serta memastikan secara langsung protokol kesehatan yang dilakukan oleh para pedagang pada saat pemberlakuan PPKM Darurat, yang mana bertepatan dengan malam perayaan hari raya Idul Adha, Kapolres Ketapang, AKBP. Wuryantono bersama Dandim. 1203/Ktp, Letkol Kav Suntara Wisnu dan Kasat Pol-PP Kabupaten Ketapang, Muslimin, melakukan patroli mengelilingi Kota Ketapang, Senin, (19/07/2021) Pukul 21.00 Wib. Tak hanya mendapat pelayanan Humanis, para pedagang juga mendapatkan bingkisan paket sembako gratis dari orang nomor satu di institusi kepolisian Ketapang tersebut.

Kapolres Ketapang, AKBP. Wuryantono saat dikonfirmasi menyampaikan, pembagian 50 paket sembako disela sela himbauan prokes ini bagian dari upaya TNI-POLRI dalam rangka mengurangi dampak dari penanganan krisis pandemi yang sedang melanda warga masyarakat terutama warga yang berprofesi sebagai pedagang.

“Penanganan pandemi ini melalui pengurangan mobilitas warga dengan PPKM tentunya sangat berdampak juga kepada perekonomian warga terutama para pedagang kecil. Maka dari itu, kami TNI POLRI berusaha mengurangi dampak dari PPKM Darurat ini dengan berkontribusi menyalurkan 50 paket sembako kepada saudara-saudara kita para pedagang. Mudah mudahan bantuan ini dapat meringankan beban para pedagang,” katanya.

Kapolres menilai, dari pelaksanaan himbauan PPKM pada malam hari ini, hampir seluruh pedagang yang ditemui nya sudah melaksanakan prokes seperti menggunakan masker, menyediakan hand sanitizer, serta menjaga tidak terjadinya kerumunan.

“Dari patroli yang kita lakukan tadi, para pedagang nampak telah mematuhi aturan yang di berlakukan saat ini, serta dari pantauan sejauh ini pun belum kita temukan pelanggaran. Kedepan dalam penegakan protokol kesehatan yang akan terus kami lakukan ini, kita akan terus mengedepankan cara-cara yang humanis, sehingga masyarakat pun dapat menerima dengan baik,” tukasnya. (Agsfy).