Badko HMI Kalbar Lantik Pengurus Baru HMI Sintang, Dorong Kader Peka Isu Daerah

0
840

LINTASKAPUAS | SINTANG – Badko HMI Kalimantan Barat melantik kepengurusan baru HMI Cabang Sintang periode 2025-2026 di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang pada Selasa malam (13/1/2026).

Acara ini berlangsung khidmat dengan dihadiri puluhan kader HMI, Pengurus MD KAHMI Sintang, Para alumi dan Pimpinan Organisasi Cipayung + kabupaten Sintang.

Prosesi Pelantikan dan Pengambil Sumpah janji dipimpin langsung oleh Ketua Umum Badko HMI Kalbar, Muhammad Said Al Kata, yang juga memberikan arahan agar HMI Harus Kembali Jadi Kekuatan Intelektual dan Motor Perubahan Daerah dan mampu membaca arah zaman dan memimpin perubahan sosial, khususnya di daerah.

Menurutnya, HMI tidak boleh terjebak dalam rutinitas organisasi semata, tetapi harus hadir sebagai aktor strategis dalam menjawab persoalan umat dan masyarakat.

“HMI lahir dari kegelisahan zaman. Maka kader HMI Sintang harus berani tampil sebagai motor perubahan, bukan sekadar penonton sejarah,” tegas Said.

Ia menambahkan, tantangan Era Society 5.0 menuntut kader HMI yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga berani bersikap dan konsisten membela kepentingan rakyat.

Lebih lanjut, Muh. Said menekankan pentingnya proses kaderisasi yang berorientasi pada pembentukan pemimpin muda berkarakter. Ia menilai kader HMI harus memiliki kesadaran ideologis yang kuat, keberanian moral, serta kemampuan advokasi terhadap isu-isu strategis daerah.

“Persoalan pendidikan, kemiskinan, konflik lingkungan hingga tata kelola pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan kader HMI yang kritis dan solutif. Kaderisasi harus melahirkan insan intelektual yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga mampu bertindak dan memperjuangkan perubahan nyata,” ujarnya.

Ia berharap HMI Sintang mampu memperkuat perannya sebagai lokomotif gerakan intelektual dan sosial, sekaligus menjadi mitra kritis dalam mendorong pembangunan daerah yang berkeadilan dan berpihak pada kepentingan umat serta rakyat.

“HMI Cabang Sintang harus menjadi garda terdepan dalam mengadvokasi isu-isu ini. Organisasi kita bukan hanya soal internal, tapi harus turun tangan nyata untuk masyarakat,” tegasnya.

Ketua Umum HMI Cabang Sintang yang baru, Gilang Mahesa, berjanji akan mempercepat program kerja sesuai arahan Badko. Kegiatan ini menunjukkan komitmen HMI Cabang Sintang dalam memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tingkat grassroot.

Terakhir, Ketua Majelis Daerah (MD) KAHMI Sintang diwakili oleh Musobikin, menegaskan bahwa berorganisasi harus dibangun dengan hati gembira dan semangat tinggi agar memberikan dampak positif bagi anggota dan masyarakat.

Musobikin juga menyampaikan pesan inspiratif kepada generasi muda. “Berorganisasi itu bukan sekadar rutinitas, tapi harus dibangun dengan hati gembira dan semangat juang yang membara. Hanya dengan itu, kita bisa melahirkan kader-kader unggul yang siap memimpin perubahan di Sintang dan Kalimantan Barat,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat gembira menciptakan ikatan ukhuwah yang kuat, sementara energi positif mendorong inovasi dalam menghadapi isu lokal seperti pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, Musobikin juga mengajak semua elemen KAHMI dan HMI untuk menjaga tradisi ini demi regenerasi kepemimpinan yang berkualitas. Kegiatan ini memperkuat sinergi antarorganisasi Islam di Sintang, sejalan dengan visi HMI dan KAHMI dalam membangun Kalimantan barat khususnya kabupaten Sintang yang lebih baik.(Link)