Berkapasitas Dua Ratus, Lapas Ketapang Dihuni Ribuan Warga Binaan, Kalapas Lakukan Langkah Alternatif

0
106

Foto Kalapas Ketapang, Ali Imran. (Foto Ags)
LINTASKAPUAS I KETAPANG,- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kabupaten Ketapang mengalami Over Kapasitas, yang mana kondisi lapas yang hanya berkapasitas untuk Dua Ratus Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kini dihuni oleh Ribuan WBP.
Mengalami hal ini, Kalapas Ketapang, Ali Imran melakukan langkah-langkah Alternatif, agar kondisi Lapas Ketapang tetap kondusif.

“Untuk saat ini kondisi Lapas Ketapang dihuni oleh 1010 orang warga binaan, yang mana tentu dalam hal ini membuat Lapas kita menjadi sangat Over Kapasitas, yang sebenarnya Lapas Ketapang hanya berkapasitas untuk 200 orang,” ujar Ali Imran saat ditemui di ruang kerjanya Kamis, (09/06) sore.

Terkait kondisi Lapas saat ini, Diakuinya bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah Alternatif atau upaya-upaya khusus yang mana menurutnya hal ini sangat penting demi menjaga keamanan dan ketertiban lapas secara umum.

“Jadi secara teknis karena seluruh kamar kami semuanya terbatas dan sudah dipenuhi warga binaan, jadi ruangan-ruangan yang tadi fungsinya sebagai tempat kegiatan kerja atau ruangan kosong kita manfaatkan secara maksimal dengan kita jadikan ruangan hunian warga binaan dengan terlebih dahulu kita lakukan perehaban, renovasi sesuai dengan standar keamanan lapas,” terangnya.

Tak hanya itu, Kalapas juga sangat memperhatikan kebutuhan dasar para warga binaan seperti Air dan fasilitas kesehatan.

“Kita juga selalu memperhatikan kebutuhan-kebutuhan layanan dasar kita terhadap warga binaan seperti ketersediaan air dan fasilitas kesehatan,” timpalnya.

Terkait kondisi lapas saat ini, Kalapas Ketapang mengakui bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi bersama pihak pemerintah setempat dan pihak terkait lainnya.

“Kita sudah melakukan koordinasi bersama pihak pemerintah, pihak Polres dan pihak Kejaksaan terkait hal ini ya, yang mana ada wacana dari pemerintah untuk merelokasi lapas ini ketempat lokasi yang baru, namun itu baru rencana, tinggal nunggu aja dari pemkabnya,” tuturnya.

Ali Imran memaparkan, bahwa jumlah petugas lapas saat ini berjumlah 55 orang.

“Hari ini kami jumlah personel secara keseluruhan ada 55 orang, namun 55 orang ini terbagi atas petugas wanita dan petugas regu pengawas keamanan yang mana setiap regu hanya berjumlah 6 orang yang bergatian siff setiap pagi siang dan malam,” paparnya.

Lanjutnya, maka dari itu, kami membuat strategi membantu membackup regu pengamanan dari pejabat struktural, staff, termasuk bekerja sama dengan pihak polres dan kodim dengan melakukan patroli-patroli sambang. Tutupnya. (Ags)