Diduga ODGJ, Seorang Pemuda Aniaya Remaja Penjaga Toko

0
88

Foto Terduga Pelaku saat diamankan di Polres Ketapang. (Foto Ist)
LINTASKAPUAS I KETAPANG,- Seorang pemuda yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berinisial TW (21) di Kelurahan Negeri Baru Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang, diduga menjadi pelaku penganiayaan hingga menyebabkan seorang remaja putri mengalami luka.

Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana melalui Kasat Reskrim AKP M Yasin terkait peristiwa tersebut menjelaskan, bahwa Peristiwa bermula saat korban remaja putri berinisial SWT (14) bersama ibu nya SST sedang menjaga toko kelontong milik nya yang terletak di jalan Pangeran Kusuma Jaya Kelurahan Mulia Kerta Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang Kalbar, pada Kamis 09 Juni 2022 sekira pukul 17.00 wib.

“Sesaat kemudian toko mereka didatangi oleh pelaku TW dengan mengendarai sepeda motor matic honda scoopy warna merah, tanpa alasan yang jelas pelaku langsung marah marah dan melakukan pemukulan ke arah wajah korban SWT dengan menggunakan kunci motor sehingga korban langsung mengalami luka di bagian kepala dan mengalami pendarahan,” papar M Yasin, Sabtu (11/06) siang.

Lanjut M Yasin menjelaskan, bahwa Ayah korban KB (40) yang saat kejadian tengah berada di kamar mandi, langsung terkejut mendengar teriakan anak dan istri nya. Ia pun langsung berlari kearah toko dan mendapati korban sudah terluka di bagian kepala sedangkan pelaku langsung kabur melarikan diri.

“Setelah menerima laporan dari orang tua korban, Polsek Benua Kayong bersama Satuan Reskrim Polres Ketapang langsung melakukan penyelidikan dan mencari identitas pelaku, Alhamdulillah setengah jam kemudian pelaku berhasil kita amankan,” ungkapnya.

M Yasin menambahkan, untuk motif pelaku sampai tega melakukan pemukulan kepada korban, masih dilakukan pendalaman oleh pihak penyidik.

“Untuk motifnya sendiri, terus kita lakukan pendalaman dengan melakukan pemeriksaan intensif kepada pelaku, dan beberapa warga setempat juga menerangkan bahwa pelaku mengidap gangguan kejiwaan, dan hal ini akan kita buktikan dengan melakukan pemeriksaan medis dari ahli kejiwaan,” tuksnya. (Ags)