Dinas Pekerjaan Umum Kolaborasi Dengan Perusahaan Bangun Infrastruktur

0
94

LINTAS KAPUAS | SINTANG – Dinas pekerjaan umum kabupaten sintang bekerjasama dan berkolaborasi dengan perusahaan yang ada di kabupaten sintang dalam pembangunan infrastruktur di kabupaten sintang.

“Tahap awal kita bekerjasama dengan 4 perusahaan dulu, yaitu PT PSL, Gunas Group, PT Julong Group dan PT PLN dalam hal ini PLTU Sintang. Kita akan membuatkan perjanjian kerjasama atau MoU dengan empat perusahaan ini,” kata Kepala dinas pekerjaan umum kabupaten sintang, Mursalin, Senin (14/7/2025).

Mursalin menyebutkan kolaborasi dalam hal pembangunan infrastruktur itu untuk membantu pemerintah dalam menangani sejumlah ruas jalan yang rusak sejak lama. Empat perusahaan ini akan berperan baik itu dalam pembangunan ruas jalan atau pun pemeliharaan ruas jalan.

“Nantinya mereka akan memperbaiki atau membangun jalan-jalan rusak yang masuk dalam wilayah kerjanya. Sebab banyak jalan-jalan rusak yang hingga saat ini pemerintah daerah belum bisa melakukan perbaikan,” sebut mursalin.

Mursalin mengungkapkan ada 3 ruas jalan yang akan menjadi perhatian khusus dari perusahaan-perusahaan yang di undang untuk melakukan MoU itu, seperti ruas jalan nenak sungai ringin, bancoh ke arah sungai mali, serta ruas yang paling parah yaitu dari jetak ke dedai.

“Konsennya tiga ruas jalan itu untuk empat perusahaan, jadi nantinya perusahaan-perusahaan ini akan memperbaiki atau membangun ruas jalan yang mereka lewati. Jadi kedepannya kita akan berfokus kepada ruas jalan yang di lewati konsesi perkebunan,” ucapnya.

Mursalin menjelaskan kolaborasi ini sangat diperlukan karena kemampuan daerah terbatas, apa lagi dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah semakin menurun. Hal itu yang menyebabkan pemerintah daerah mau tidak harus mandiri.

“Dan kondisi ruas jalan kita yang cukup panjang, salah satu solusinya kolaborasi dengan perusahaan atau pihak ketiga. Kolaborasi selama ini sudah terjalin baik hanya kita tata lagi agar semakin baik lagi kedepannya. Inikan kewajiban CSR perusahaan, kita hanya tau dari laporan, paling tidak sekarang kita sudah jelas arahnya. Misalnya ke bidang infrastruktur walau pun tidak semua harus ke situ, kan kolaborasi banyak hal. Jadi kalau ke infrastruktur ya tentu ada koordinasi ke OPD teknisnya, agar lebih tertata dan rapi,” tutupnya.