Dinas Pendidikan Gelar Lomba Ajang Talenta Pelajar

0
112

LINTASKAPUAS | SINTANG – Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten sintang menggelar lomba ajang talenta jenjang SD/MI dan SMP/MTs tingkat kabupaten di stadion baning, sintang, Selasa (17/6/2025). Kegiatan ini menggabungkan antara OSN, O2SN dan FLS3N yang merupakan lanjutan dari seleksi di tingkat kecamatan.

Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten sintang, yustinus mengungkapkan untuk tahun ini, kegiatan lomba ajang talenta ini hanya di ikuti 10 kecamatan dari 14 kecamatan yang ada di kabupaten sintang.

“Ajang ini meliputi beberapa bidang, diantaranya olimpiade sains dan olahraga yang diselenggarakan secara daring dan luring. Para peserta yang mengikuti lomba merupakan siswa-siswi terbaik hasil seleksi sebelumnya di tingkat kecamatan,” kata Yustinus.

Yustinus mengatakan kegiatan ini merupakan ajang penjaringan talenta muda dari para pelajar ditingkat SD/MI dan SMP/MTs yang ada di kabupaten sintang. Para peserta yang lolos dan menjadi juara, nantinya akan dikirim ke tingkat provinsi untuk mewakili kabupaten sintang.

“Karena perlombaan ini merupakan lomba yang berjenjang, bahkan ada beberapa lomba yang hingga ketingkat nasional. Di tahun 2024 lalu perwakilan dari SMPN 1 ketungau tengah berhasil lolos hingga ke tingkat nasional dalam ajang olimpiade sains,” ucapnya.

Meskipun di tahun ini hanya 10 dari 14 kecamatan yang berpartisipasi, namun kedepannya diharapkan seluruh kecamatan bisa berpartisipasi dalam ajang yang sudah diagendakan setiap tahunnya itu.

“Kita sangat berharap pada pelaksanaan berikutnya seluruh kecamatan dapat berpartisipasi penuh. Adanya kecamatan yang tidak berpartisipasi ini diduga karena kendala administratif dan teknis, seperti keterlambatan pendaftaran dan kesulitan akses aplikasi,” ungkap yustinus.

Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny yang membuka kegiatan itu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah kabupaten sintang dalam mendorong pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh.

“Ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi sebuah wadah untuk menumbuhkan kecerdasan majemuk. Kita sadar bahwa kecerdasan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari keterampilan, kreativitas, serta karakter,” ujar Ronny.

Florensius ronny mengajak seluruh peserta untuk mengikuti dan bertanding secara sportif tanpa adanya kecurangan. Karena ini juga menjadi ajang bagi siswa untuk melatih mental serta kemampuan masing-masing dalam berbagai bidang yang diperlombakan.

“Melalui kegiatan ini anak-anak kita diajak mengekspresikan ide, emosi, dan nilai-nilai budaya. Ini penting untuk membentuk generasi yang cerdas, berbudaya dan berkarakter,” ujarnya.