
LINTAS KAPUAS | SINTANG – Dinas pendidikan kabupaten sintang meminta pelaksanaan seleksi penerimaan murid baru (SPMB) dilakukan dengan selektif dan transparan di setiap sekolah. Pasalnya harus ada pertimbangan-pertimbangan khusus yang dilakukan sekolah ketika melakukan seleksi atau pun penerimaan.
“Kita berharap untuk SPMB bisa lebih selektif lah, ketika dia sudah sekolahnya lama misalnya smp 1 tapi sekolah di sd 2 itu bisa menjadi pertimbangan. Walaupun domisilinya jauh tapi dia dulu sekolahnya di SD 2 itu bisa menjadi pertimbangan khusus oleh sekolah,” kata kepala dinas pendidikan kabupaten sintang,, yustinus, Senin (23/6/2025).
Yustinus menjelaskan meskipun domisilinya jauh tapi selama ini dia sudah sekolah di SD 2 yang jaraknya dekat dengan smp 1 itu perlu mendapatkan pertimbangan khusus dari sekolah. Karena siswa yang berangkutan sudah 6 tahun sekolah di SD terdekat dari SMP tujuannya, sehingga bisa dipertimbangkan oleh pihak sekolah.
“Saya berharap domisili di perhatikan tapi harus ada beberapa pertimbangan yang harus dilakukan sekolah, ketika selama ini sekolahnya dekat dengan SMP kenapa harus ditolak. Namun itu tidak menjadi syarat mutlak, tapi bisa dipertimbangkan saja untuk diterima,” jelasnya.
Yustinus meminta kepada orang tua untuk tidak terfokus pada satu sekolah, karena banyak sekolah lainnya yang bisa menjadi tujuan bagi anak-anaknya dalam menerima pembelajaran.
“Untuk sekolah yang dekat dengan siswa juga bisa menjadi pertimbangan orang tua. Masalah prestasi tergantung pada anak dan orang tua memberikan dorongan dan motivasi dalam belajar. Karena tidak hanya di sekolah namun di rumah juga bisa mendapatkan prestasi,” ucapnya.
Yustinus mengharapkan sejak dimulai pengambilan formulir tidak ada kendala untuk di satuan pendidikan dan bisa berjalan dengan baik.
“Sistem penerimaan masih sama seperti yang lalu menggunakan jalur domisili, prestasi dan afirmasi. Semua itu bisa digunakan orang tua siswa untuk memasukkan anak-anaknya ke sekolah yang diinginkan,” tutupnya.










