FGD Optimalkan Dukungan Psikososial dalam Penanganan Sosial dan Bencana di Sintang

0
86
Foto : IST

LINTASKAPUAS | SINTANG – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat menggelar kunjungan kerja ke Dinas Sosial Kabupaten Sintang dalam rangka Forum Group Discussion (FGD) yang membahas optimalisasi layanan dukungan psikososial pada kegiatan perlindungan sosial dan penanganan bencana alam.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas layanan sosial, khususnya saat tanggap darurat bencana.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sintang, Ulidal Muhtar, menyampaikan bahwa FGD ini sangat penting sebagai sarana bertukar informasi dan pengalaman serta merumuskan langkah konkret dalam menghadapi tantangan pelayanan psikososial di lapangan.

“Kami menyadari bahwa dampak bencana tidak hanya fisik, tapi juga psikologis, sehingga dukungan psikososial harus menjadi bagian utama dalam penanganan korban. Melalui kolaborasi erat dengan Dinas Sosial Provinsi dan relawan TAGANA, kami optimis layanan ini dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Forum ini dihadiri pula oleh jajaran pemerintah daerah Sintang serta relawan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) yang aktif berperan dalam kesiapsiagaan dan penanganan bencana.

Diskusi mendalam mencakup berbagai tantangan teknis dan strategis, mulai dari pemetaan kebutuhan hingga mekanisme intervensi psikososial pasca-bencana.

Ulidal menegaskan perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan peningkatan koordinasi lintas sektor sebagai kunci keberhasilan program perlindungan sosial.

“Dinas Sosial Sintang berkomitmen terus memperkuat pelayanan ini demi kesejahteraan masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus meminimalisir dampak jangka panjang trauma yang mungkin dirasakan.”

Melalui langkah bersama ini, pelayanan perlindungan sosial dan kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Sintang diharapkan semakin optimal, mendukung upaya pemerintah dalam membangun masyarakat yang tangguh dan siap menghadapi berbagai risiko bencana yang masih rawan terjadi di wilayah ini.