Jelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2022, Pemkab Sintang Cek Ketersediaan Bahan Pokok di Kota Sintang

0
33
Sidak dalam rangka mengecek ketersediaan sembako dan harga bahan makanan pokok

LINTASKAPUAS | SINTANG – Menjelang hari raya Idul Fitri tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Sintang menggelar inspeksi mendadak ke sejumlah pasar tradisional, pasar modern, agen-agen sembako dalam rangka untuk mengecek ketersediaan sembako, serta mengecek harga bahan barang makanan pokok.

Inspeksi mendadak oleh Pemerintah Kabupaten Sintang dilakukan pada Senin, (25/4/2022), terbagi di dalam dua tim inspeksi, untuk tim 1 inspeksi mendadak (SIDAK) Pemkab Sintang dipimpin langsung oleh Asisten I bidang Pemerintahan Setda Sintang dengan lokasi Sidak yakni, Pasar Junjung Buih, Gudang Bulog, CV Arli, Golden Mart, Intan Market, untuk tim 2 Inspeksi mendadak (SIDAK) Pemkab Sintang dipimpin oleh Asiten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sintang dengan lokasi pasar sayur Masuka, Holiday Mart, agen telur Sumber Ayam, Agen sembako Inti Platinum, agen sembako SMS, SPBU Melawi Timur Pal 4, Alfamart tugu jam, Indomaret Lintas Melawi depan Asrama Haji, SPBU yang berada di jalan Lintas Melawi, dan SPBU di tugu beji Sintang.

Asisten I bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Syarief Yasser Arafat, yang memimpin Tim 1 untuk melakukan sidak Pemerintah Kabupaten Sintang mengatakan bahwa dalam melakukan inspeksi mendadak dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah, sejumlah kebutuhan pokok, dari mulai stok aman, hingga harga mengalami sedikit kenaikan, “Tadi kita sudah cek beberapa tempat, yang pertama kita ke pasar tradisional Junjung Buih Sintang, kita cek beberapa kebutuhan pokok, harga dan stok, untuk ayam potong dari sisi harga relatif stabil walaupun ada sedikit kenaikan, tetapi tidak terlalu signifikan, begitu juga harga daging sapi sedikit mengalami kenaikan tetapi masih dalam batas wajar, sayur dan ikan, stoknya tersedia,” terang Yasser.

Selain mengecek di lokasi pasar sayur, tim 1 inspeksi mendadak yang dipimpin Asisten I juga mengecek ketersediaan beras, daging beku, dan gula di Gudang Bulog Sintang, “Kita juga cek ke Gudang Bulog Sintang, informasi yang saya dapatkan dari Kepala Bulog Sintang bahwa stok beras di Sintang masih aman 3 hingga 4 bulan ke depan, karena kita masih punya stok sekitar 500 ton yang tersedia, kemudian untuk daging beku masih tersisa 300 Kg, begitu juga dengan gula, tetapi dari pihak Bulog sendiri sudah mengajukan penambahan sebanyak 5 ton daging beku untuk menyambut hari raya idul fitri 2022 ini, dan mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama hal itu cepat dikirim dari pusat,” ucapnya.

“Intinya adalah untuk ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Sintang dalam menyambut Idul Fitri 1443 H relatif aman, dan harga-harga di beberapa komoditas mengalami kenaikan tetapi masih dalam batas-batas wajar,” jelas Yasser.

Sidak yang dilakukan bertempat di Intan Market

Sementara itu, Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang yang memimpin tim 2 Pemkab Sintang melakukan inspeksi mendadak dengan lokasi yang berbeda mengatakan bahwa dari beberapa tempat yang dilakukan pengecekan, ketersediaan bahan pokok cukup menyambut lebaran, “Kita cek mulai dari daging, minyak goreng, bawang, beras, itu stok di kita cukup, untuk daging sapi dan daging sapi lokal stok juga juga tersedia, tidak hanya itu, telur ayam juga kita cek, semuanya tersedia, sehingga kita berharap sampai hari Idul Fitri dan pasca Idul Fitri semua stok aman, dan tersedia,” kata Yustinus.

Yustinus memberikan instruksi kepada agen bahan pokok untuk menyediakan stok agar tidak terjadi kelangkaan bahan pokok menyambut idul fitri dan pasca idul fitri 2022, “Kita menginstruksikan kepada agen-agen supaya mereka menyediakan stok untuk kebutuhan sembako masyarakat, sehingga tidak ada kelangkaan-kelangkaan, dan mereka sudah mengantisipasi, tadi juga kita cek-cek ke gudang stoknya masih tersedia dan cukup,” terang Yustinus.

Selain bahan pokok, tim 2 inspeksi mendadak Pemerintah Kabupaten Sintang, Yustinus juga melakukan pengecekan ketersedian bahan bakar minyak dalam rangka melancarkan para pelaku perjalanan mudik, “Kita cek ke beberapa SPBU di Sintang, kita lihat persediaan bahan bakar minyak, mengingat tahun ini masyarakat akan mengalami perjalanan mudik, sehingga kita cek agar para pemudik tidak mengalami kesulitan dalam permasalahan bahan bakar, apalagi ditambah kenaikan BBM akan berdampak, jadi kesimpulannya stok minyak ada, dan masyarakat bisa melakukan mudik ke kampung halamannya,” tutup Yustinus.