Kadiv Pemasyarakatan Kalbar Kukuhkan Tim Sat Ops Patnal Lapas Ketapang

0
265
Foto Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalbar, Suprobowati, saat mengukuhkan Tim Satops Patnal Lapas Kelas IIB Ketapang. (Foto Lapas)

LINTASKAPUAS I KETAPANG – Guna membentuk karakter Petugas Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ketapang mengukuhkan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Sat Ops Patnal) dengan berdasarkan Tata Nilai Kami PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergis, Transparan dan Inovatif) dalam mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Lapas Kelas IIB Ketapang, Senin (8/3/2021). Kegiatan diawali dengan Pembacaan Naskah pengukuhan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan, dilanjutkan dengan pemasangan Patch dan Pin Satops Patnal pada petugas.

Kepala Lapas Kelas IIB Ketapang Ali Imran mengatakan akan memaksimalkan Tim Satops patnal di Lapas Ketapang.

“Kami akan manfaatkan secara maksimal Satops Patnal ini, tim akan menjadi motor bagi rekan-rekan yang lain. Mudah-mudahan pelanggaran di Lapas Ketapang dapat di minimalisir atau bahkan bisa dihilangkan. Saya berharap dapat berjalan dengan baik sesuai dengan pedoman yang ada,” ujar Ali Imran.

“Kami di UPT siap berkomitmen, siap untuk mendukung, dan siap melaksanakan apa yang menjadi intruksi dari Pimpinan,” tegas Ali Imran.

Sementara itu Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalbar, Suprobowati, saat pengukuhan Tim Satops Patnal Lapas Kelas IIB Ketapang, menekankan terhadap Tim Sat Ops Patnal diharapkan menjadi Rol Model bagi petugas pada Unit Pelaksana Teknis yang lain.

“Seluruh petugas harus tertib, disiplin dan cerdas dalam melakukan pekerjaanya. Saya ingin petugas yang di kukuhkan menjadi Tim Sat Ops Patnal ini dapat menjadi Roll Model sehingga akan terjadi perubahan dengan cepat. Bukan hanya perubahan dari pimpinan, tetapi paling tidak pelaksana-pelaksana dibawahnya saling mengikuti dengan harapan ujung dari kegiatan ini Lapas kelas IIB Ketapang meraih Wilayah Bebas dari Korupsi ( WBK),” harap Suprobowati.

“Dari pintu satu hingga kedalam blok hunian WBP harus terpantau oleh Tim Sat Ops Patnal. Sehingga apabila terjadi masalah Kepala UPT bisa memberikan suatu kebijakan dan mencari solusi terbaik. Yang paling utama pemberantasan narkoba betul-betul terlaksanan dan tidak ada lagi pungutan liar,” timpalnya.

Untuk diketahui dalam kkegiatan pengukuhan tersebut dihadiri Surianto, (Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Rehabilitasi, Pengelolaan Basan Baran dan Keamanan Kanwil Kalbar), (Kepala Sub Bidang Bimbingan dan Perlindungan Anak) La Ode Muhamad Marsul, juga Zainal Ariefin (Kepala Sub Bidang Pelayanan Tahanan, Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi), serta seluruh jajaran petugas Lapas Kelas IIB Ketapang. (Agsfy)