Kapolres Sidak Stok Minyak Goreng di Sintang

0
79
Kapolres Sintang melakukan pengecekan minyak goreng di sejumlah toko

LINTASKAPUAS | SINTANG – Kapolres Sintang, AKBP Tommy Ferdian menggelar inspeksi mendadak (Sidak) terkait stok minyak goreng menjelang bulan suci Ramadan yang belakangan ini mengalami kelangkaan.

Pengecekan stok minyak goreng dilakukan di sejumlah toko pusat perbelanjaan didampingi Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM, Rabu (23/3/2022).

Dari sejumlah toko pusat perbelanjaan yang disidak mulai dari Intan Market di jalan lintas melawi dan toko holiday kompleks pasar sungai durian, Kapolres bersama rombongan hanya menemukan minyak goreng mahal dengan harga 50.000-60.000 dalam kemasan dua liter.
Sementara untuk minyak goreng premium yang harganya dapat dijangkau masyarakat biasa dengan kelas ekonomi ke bawah tidak ada ditemukan.

“Dari beberapa toko pusat perbelanjaan yang sudah kita tinjau rata-rata minyak goreng yang dijual terbatas. Kalaupun ada, harganya cukup tergolong mahal dengan harga mulai kisaran lima puluhan ribu ke atas dalam kemasan botol 2 liter. Jadi jika dikalkulasikan perliternya itu di atas 25.000,” ucap Kapolres Sintang, AKBP. Tommy Ferdian kepada sejumlah wartawan.

Sebagai langkah antisipasi terjadinya kelangkaan minyak goreng di Kabupaten Sintang menjelang bulan suci ramadhan,  menurut Kapolres pihaknya sudah mendapatkan informasi bahwa Disperindagkop dan UKM Sintang akan mendatangkan suplai minyak goreng dua kontainer.
“Informasinya, minyak goreng dua kontainer tersebut diperkirakan akan tiba di Kabupaten Sintang pada  tanggal 26, 27 atau 28 Maret 2022,” jelas Tommy.

“Kita berharap dengan adanya suplay minyak goreng dua kontainer yang didatangkan Disperindagkop tersebut bisa menekan tingginya harga minyak goreng dipasaran dan harapan kita dengan kedatangan minyak tersebut dapat memenuhi permintaan masyarakat menjelang bulan suci ramadan,” ucapnya.

Putra kelahiran kalimantan ini juga menjamin akan mengawal dan memantau proses distribusi minyak goreng dua kontainer yang didatangkan oleh Disperindagkop Kabupaten Sintang bisa tersalurkan dengan baik dan lancar.
“Terkait dengan indikasi penimbunan minyak goreng, hingga saat ini belum ada kita temukan di Kabupaten Sintang. Jadi, kelangkaan yang terjadi murni karena memang pasokan minyak goreng kurang,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Bidang Pasar Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang, Ahiwan membenarkan terkait dengan kedatangan suplay minyak Goreng 2 kontainer ke Kabupaten Sintang.
“Terkait dengan suplay minyak goreng 2 kontainer akan didatangkan Disperindagkop memang benar, mudah-mudahan jika tidak ada kendala dan hambatan yang berarti dalam jangka tiga atau empat hari minyak goreng tersebut sudah tiba di kabupaten Sintang,” pungkas Ahiwan.

Menambahkan, dua kontainer yang akan disuplai ke Sintang merupakan minyak goreng dengan harga terjangkau.

“Mudah-mudahan suplai minyak goreng tersebut datang tepat waktu dan tidak terkendala oleh ketersediaan BMM untuk armada angkut. Insha Allah, minyak goreng tiba di Sintang sekitar tanggal 26, 27 atau 28 Maret 2022,” ujarnya.