LINTASKAPUAS | SINTANG – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sintang sukses menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) XXI dan Musyawarah Kohati Cabang(Muskohcab) Sintang ke XVIII periode 2024-2025 yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Konfercab XXI dan Muskohcab XVIII HMI Cabang Sintang periode 2024-2025 mengusung tema. “Membangun Kepemimpinan Islam Berbasis Intelektualitas dan Integritas”, mencerminkan komitmen HMI dalam mencetak kader-kader pemimpin muda yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kejujuran.
Konfercab ini dilaksanakan di Balai Ruai Rumah jabatan Bupati Sintang dan dihadiri oleh puluhan kader serta alumni HMI dari berbagai komisariat di bawah Cabang Sintang. Turut hadir pula perwakilan dari Pengurus Badko HMI Kalbar serta sejumlah sejumlah Pimpinan Organisasi Kepemudaan yang tergabung dalam Cipayung +.
Ketua Umum HMI Cabang Sintang Restu Kurnia menyampaikan bahwa Konfercab bukan hanya sekadar forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum strategis untuk merumuskan arah gerak organisasi ke depan.
“Kita ingin melahirkan kepemimpinan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga memiliki integritas moral yang kuat. Tema ini menjadi panggilan bagi seluruh kader HMI untuk terus belajar, bergerak, dan mengabdi,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Pengurus Badko HMI Kalbar, Rahmat yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konfercab dengan semangat kekeluargaan dan demokratis.
Melalui forum ini, HMI Cabang Sintang berharap dapat terus memperkuat kaderisasi serta memperluas kontribusi nyata dalam membangun daerah, bangsa, dan umat.
Sementara, Ketua Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Sintang, Heri Sugiono menyampaikan harapannya agar pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) HMI Cabang Sintang menjadi ajang refleksi, evaluasi, serta regenerasi kepemimpinan yang berkualitas.
Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam pembukaan Konfercab HMI Cabang Sintang yang mengusung tema “Membangun Kepemimpinan Islam Berbasis Intelektualitas dan Integritas”.
“Konfercab bukan hanya agenda formal organisasi, tapi harus menjadi ruang evaluasi terhadap perjalanan HMI selama satu periode ke belakang. Dari situ, kita berharap akan lahir pemimpin baru yang mampu membawa HMI Cabang Sintang menjadi lebih baik, lebih solid, dan tetap relevan dengan tantangan zaman,” ujar Heri
Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan antara kepemimpinan lama dan yang baru, serta perlunya penguatan nilai-nilai ke-HMI-an dalam proses kaderisasi.
“Pemimpin yang lahir dari forum ini harus memiliki komitmen, integritas, dan keberanian intelektual. Jangan hanya jadi simbol, tapi harus mampu bergerak dan berdampak bagi kader dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.










