
Mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh warga setempat bernama Rantan (44) pada saat hendak menuju ke perahu miliknya yang bertambat di tepian sungai tersebut.
Kapolres Ketapang Polda Kalbar, AKBP Yani Permana melalui Kapolsek Jelai Hulu, AKP Zuanda saat dikonfirmasi membenarkan tentang penemuan sesosok mayat bayi perempuan yang terapung disungai tersebut.
“Benar, bahwa telah ditemukan mayat bayi berjenis kelamin perempuan di tepian Sungai Jelai oleh warga setempat,” ujar Kapolsek, Senin (21/02) Sore.
Kapolsek menjelaskan, penemuan bayi perempuan yang sudah dalam kondisi tidak bernyawa tersebut ditemukan oleh salah satu warga setempat di tepian sungai tepatnya di dekat tambatan perahu milik warga.
“Bayi tersebut ditemukan oleh warga sekitar pukul 09.00 WIB. Warga yang mengetahui peristiwa langsung melaporkan kepada petugas piket Polsek Jelai Hulu yang kemudian kita tindaklanjuti dengan melakukan olah TKP,” jelasnya.
Kapolsek menambahkan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan di lapangan terkait identitas mayat bayi perempuan tersebut dengan memintai keterangan para saksi.
“Saat ini jenazah bayi sudah kita bawa ke Puskesmas Jelai untuk dilakukan visum, dan sementara ini masih belum kita ketahui identitas bayi serta keluarga dari bayi tersebut,” tukasnya. (Ags)










