Panahan, Sepakbola Hingga Gerak Jalan Meriahkan Harjad Sintang ke 657

0
1241
Komandan Batalyon infanteri 642 Kapuas Kapuas Sintang, Mayor Infanteri Condro Edy Wibowo bersama Kadisporapar Hendrika menyalami peserta Liga Sepakbola Piala Menpora U-14 Tingkat Propinsi Kaliantan Barat di Stadion Baning Sintang

LintasKapuas, SINTANG-SINTANG-Memeriahkan Hari Jadi Kota Sintang ke-657, pada Kamis (2/5) digelar banyak kegiatan. Diantaranya, lomba panahan, turnamen sepakbola Piala Menpora U-14 dan lomba gerak jalan indah.

Liga Sepakbola Piala Menpora U-14 Tingkat Propinsi Kaliantan Barat di Stadion Baning Sintang dibuka Komandan Batalyon infanteri 642 Kapuas Kapuas Sintang,  Mayor Infanteri  Condro Edy Wibowo. Hadir pula Kadisporapar Hendrika.

Dalam kata sambutannya Danyonif mengatakan  bahwa peringatan Hari Jadi Kota Sintang ke- 657 bercermin  memandang sejarah  dan mengapresiasi perjalanan panjang para pendahulu yang  telah membawa kepada keadaan sekarang.

”Thema Hari Ulang tahun Kota Sintang tahun 2019 dengan Thema “Sintang Adalah Kita”  berarti kita sebagai masyarakat yang baik dituntut untuk bekerja keras  dalam membangun kota Senentang ini,” katanya.

Menurut Danyonif, sebagai generasi penerus bangsa kepada para peserta yang rata-rata usia 14 tahun ini harus memanfaakan even  ini untuk mengasah prestasi dengan cara cara sportif.

“Jangan sampai kita pingin menang  dengan cara adu fisik mencelakai  rekan kita. Tetapi lakukanlah dengan  semangat kebersamaan  dan persaudaraan membangun prestasi olah raga sepakbola di kota kota Sintang ini,” pintanya.

Koordinator Wilayah Sintang Olahraga Sepakbola Piala Menpora, Karyati mengatakan, Liga Sepakbola Piala Menpora Usia 14 Tahun(U-14) tingkat Propinsi Kalimantan Barat di lapangan Sepakbola Stadion Baning Sintang diikuti  6 tim, terdiri dari: Kabupaten Sambas, Landak,  Sekadau, Sanggau. “Kabupaten Sintang 2 tim sepak bola yang mengikuti  kegiatan ini,” katanya.

Kejuaraan Piala Menpora merupakan level kejuaran tingkat Propinsi kalimantan Barat. Juara 1 akan di kirim  ke Solo Jawa Tengah untuk mengikuti Liga Nasional  Piala Menpora Usia 14 Tahun (U-14) pada September 2019 mendatang.

Sementara itu, Wakil Komandan Polres Sintang, Kompol Amri Yudhy melepas peserta lomba gerak jalan indah antar pelajar di komplek Taman Entuyut dan Tugu BI Sintang, Kamis (02/05). Tampak para peserta mengenakan berbagai seragam. Seperti busana tradisional suku-suku yang ada di Sintang.

Ada pula yang mengenakan seragam TNI dan Damkar, seragam Pramuka, seragam Marching Band dan kreasi unik seperti penggunaan sepatu yang berbeda kiri-kanannya. Ada juga yang mengenakan bandana dan kacamata. Keriuhan dan keberagaman tersebut ternyata tersaji rapi dan teratur ketika para pelajar tersebut menyajikan atraksi di depan dewan juri dan tamu yang kemudian berlanjut dalam gerak rapi baris-berbaris.

“Kegiatan ini selain melatih stamina para pelajar, juga dapat menjadi ajang untuk mereka mengenal Sintang dengan lebih baik. Selama ini mungkin mereka hanya melihat ikon-ikon sintang itu kalau berkendara, sekarang mereka melihatnya lebih dekat dengan berjalan kaki,” katanya lagi.

Menurut Amri yang sore itu mewakili Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini sungguh sangat positif. Para pelajar dapat mengisi waktu mereka dengan lebih baik, jauh dari bahwa narkoba, dan salah pergaulan.

“Anak-anakku sekalian, bentuklah karakter yang baik melalui kegiatan yang positif, perbanyak berkumpul dengan teman yang berpikiran positif dan membangun,” pesan Amri kepada ratusan pelajar dari berbagai SMP dan SMU yang hadir itu.

“Tugas kitalah untuk menjaga NKRI, menjaga Sintang dengan alam dan budayanya,” tegasnya lagi.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, tim putra terlebih dahulu. Ada 30 tim yang ikut berlomba. 14 tim putra- putri dari tingkat SMP dan 16 tim putra-putri dari tingkat SMA/K.

Pada kesempatan ini Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Hendrika menyampaikan bahwa pihaknya sangat antusias dalam mengkoordinir lomba ini. Ia berharap melalui kegiatan ini, dapat ditanamkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan kepada anak-anak muda, khususnya para pelajar di Sintang.

“Pada kesempatan ini tema pakaian atau kostum yang digunakan untuk gerak jalan, panitia tetapkan dengan tema yaitu Bhinneka Tunggal Ika. Dapat kita lihat bahwa para peserta dan dewan juri bekerja secara optimal. Kita bisa saksikan kemeriahan dan kreativitas anak-anak muda Sintang ini. Hebat semuanya,” pungkasnya.