Dukung Kabupaten Lestari Melalui Program P2-Emas

0
1221
Wakil Bupati Sintang, Askiman saat membuka masterclass investasi lestari, pelatihan penyusunan portfolio kabupaten lestari di Meeting Room Hotel My Home Sintang, Kamis (02/05).

LintasKapuas, SINTANG-Saat ini, komoditas andalan masyarakat seperti karet dan sawit berada pada harga yang sangat fluktuatif dan cenderung rendah. Untuk mengatasi hal itu, pemerintah daerah membuat sebuah program terobosan bernama Program Pemberdayaan dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat (P2-Emas).

“Program-program ini diharapkan dapat mengatasi keluhan mengenai harga komoditas yang rendah ditengah-tengah masyarakat,” kata Wakil Bupati Sintang, Askiman saat membuka masterclass investasi lestari, pelatihan penyusunan portfolio kabupaten lestari di Meeting Room Hotel My Home Sintang, Kamis (02/05).

Selain itu juga, kata Askiman, pemerintah juga mengembangkan proyek desa pangan mandiri. “Hal itulah yang kita lakukan untuk menciptakan Kabupaten Lestari,” lanjutnya.

Menurut Askiman kegiatan pelatihan penyusunan portfolio kabupaten lestari ini merupakan salah satu arah kebijakan untuk menambah wawasan, ketrampilan dan pengetahuan para stakeholder yang terkait dalam Lingkat Temu Kabupaten Lestari.

Ia menyatakan bahwa kegiatan pelatihan penyusunan portfolio kabupaten lestari guna menyusun suatu rancang bangun sampai pada tata kelola keuangan dan mengelola kegiatan bisnis dalam kaitannya dengan Kabupaten Sintang yang lestari.

“Saya berharap kegiatan ini dapat berjalan semaksimal mungkin sehingga bermanfaat bagi semua stakeholder yang ikut terlibat. Kedepan saya harap para peserta yang ikut dalam pelatihan ini akan menjadi pembina dan penyuluh bagi masyarakat yang lain,” katanya.

Ia mengatakan, saat ini ada beberapa hilirisasi industri yang mulai berjalan. Diantaranya produksi cabe kemasan Desa Pakak Kecamatan Kayan Hilir dan pengolahan rotan di Desa Mentajoi, Kecamatan Serawai.

“Ini sudah berjalan hingga saat ini. Nanti akan ada kegiatan hilirasi produk lainnya yang akan menyusul untuk dikembangkan di Kabupaten Sintang,” katanya.

Berkaitan dengan program P2-Emas, kata Askiman, tahun 2019 sudah pelaksanaan tahap ke-2. Pada tahun 2018 dimulai di 7 desa. Tahun 2019 akan menyasar 14 desa di 14 kecamatan di Kabupaten SIntang.

“Perkembangan sungguh luar biasa. Contohnya di Desa Solam Raya, budidaya perikanan yang dibantu pemerintah dengan memberikan indukan, saat ini mulai produksi. Kemudian budidaya cabe di Desa Pakak juga semakin berkembang,” katanya.

Di daerah lain seperti Binjai, budidaya peternakan sapi juga maju dan berkembang. “Jadi, program P2-Emas tidak ada kendala. Ini adalah kegiatan usaha yang dibina dan dimonitor secara terpadu oleh dinas terkait,” jelasnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan  Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sintang, Sudiyanto menjelaskan bahwa kegaitan ini merupakan kelanjutan dari bisnis forum yang diadakan pada Festival Investasi Kelam (Festinvest) tahun 2018 yang lalu.

Menurutnya, berdasarkan evaluasi yang telah pihaknya lakukan, ada kelemahan berupa masih belum mampunya masyarakat Bumi Senentang untuk membuat rancangan-rancangan yang sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan oleh investor dalam sebuah proses penanaman modal.

“Untuk itulah hari ini kita kumpulkan kembali para stakeholder yang ada di Sintang untuk sama-sama belajar menyusun portofolio dalam konsep Kabupaten Lestari,” kata Sudiyanto.

“Sehingga bila nanti saatnya kita hadir dalam acara lain di luar Sintang dan bertemu dengan para investor, kita sudah cukup siap dengan bahan-bahan yang layak di tampilkan,” tambahnya.

Menurut pria paruh baya ini, proses penanam modal dilakukan untuk membangun Kabupaten Sintang. Kegiatan master class ini pun akan pihaknya tindaklanjuti dengan ikut serta dalam berbagai pertemuan di luar Sintang, khususnya yang berkaitan dengan peluang investasi.

“Melalui pelatihan ini kita mau memaksimalkan dan menyempurnakan rencana rencana kita dalam bentuk portofolio, itulah hasil yang kita harapkan dari pelatihan ini. Sehingga kita akan mempunyai berbagai portofolio yang dapat kita tawarkan kepada para penanam modal dalam berbagai kegiatan yang akan digelar di luar Sintang,” pungkasnya.