Pelayanan PDAM Tirta Senentang Dinilai Belum Maksimal

0
1398

Mainar Puspasari
LINTASKAPUAS I SINTANG – Anggota Panitia Khusus (Pansus) 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Sintang, Mainar Puspasari menilai bahwa Pelayanan PDAM Tirta Senentang untuk masyarakat belum maksimal

Hal tersebut disampaikan langsung saat mengikuti rapat dengar pendapat diruang komisi DPRD Sintang, Senin (11/11/2019).

“Kami menilai hingga saat ini pelayanan PDAM ini belum maksimal. Sebab air yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Terlebih masih banyak masyarakat belum mendapatkan pelayanan yang memuaskan seiring dengan pertumbuhan penduduk di Sintang semakin meningkat,”kata Mainar.

Beranjak dari kondisi tersebut, Politisi partai Demokrat ini berharap agar PDAM Tirta Senentang kedepannya bisa berbenah diri serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat karena selama ini pemerintah Kabupaten Sintang masih melakukan penyertaan modal di BUMD tersebut.

“Kalau tidak salah, dari tujuh raperda Yang diajukan oleh pihak Eksekutif tersebut ada Raperda tentang penyertaan modal di PDAM Tirta Senentang tersebut, ” jelas Mainar.

Ia menjelaskan bahwa dalam Raperda yang masih digodok pihaknya, PDAM berencana mengusulkan  anggaran sebesar Rp 25 miliar sampai dengan 2024.

“Anggaran sebesar itu akan dicairkan secara bertahap hingga dengan 2024 mendatang. Untuk tahun ini PDAM mengajukan anggaran sebesar Rp 5 miliar,” Mainar

Sejauh ini kata Politisi Demokrat ini pihaknya masih menggodok Raperda PDAM Tirta Senentang bersama pihak PDAM. Pembahasannya sendiri sudah mencapai titik kesepakatan.

“Belum Final. Nanti siang kita sepekati bersama,”jelas wakil rakyat daerah pemilihan Sintang satu ini.

Dalam rapat tersebut, kata Mainar PDAM menyampaikan bahwa tahun lalu dalam pengelolaan keuangan anggaran mengalami devisit. Hal tersebut tentunya menjadi perhatian DPRD.

“Tadi juga PDAM menyampaikan ke kita bahwa ada devisit. Mengenai berapa jumlahnya kami belum banyak mengetahui secara terperinci,”ujarnya.

Mainar mengatakan kedepan PDAM Tirta Senentang dapat melakukan transparansi dan keterbukaan terhadap laporan keuangan. Mengingat peran serta pemerintah daerah terhadap perusahaan daerah selalu mendapat suntikan tiap tahunnya.

Mainar berharap, apa yang dilakukan PDAM Tirta Senentang saat ini mampu membuat masyarakat tetap terlayani dengan baik.

“Jika kita mau jujur kualitas PDAM saat ini belum layak dikonsumsi melainkan hanya cukup untuk MCK saja. Kedepan peningkatan pelayanan air minum ini harus lebih ditingkatkan sehingga kepercayaan masyarakat tiap tahunnya semakin meningkat,”pungkasnya.