Pemkab Ketapang Wacanakan Jalan Pelang – Inhutani Jadi Jembatan Layang

0
606

Bupati Ketapang Martin Rantan berasama Wakil Bupati Ketapang H. Farhan saat diwawancarai usai menggelar rakor. (Istimewa)
LINTASKAPUAS I KETAPANG, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang bersama Tim Pertimbangan dan Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) mewacanakan pembangunan jalan layang (Flyover) di Pelang – Inhutani sepanjang 14 kilometer. Rancangan tersebut dipaparkan Ketua Tim TP3D Gusti Kamboja di hadapan pejabat utama Pemerintah Kabupaten Ketapang, pada saat menggelar rapat di Kantor Bupati, Selasa (9/11/2021) pagi.

Menurut Kamboja, Pilihan pembangunan jalan layang, bukan dalam hal mengatasi kemacetan lalu lintas, namun lebih ke arah mengatasi kondisi tanah dibandingkan dengan jalan biasa yang mudah rusak dengan kondisi lahan gambut.

Sementara itu, Pemkab Ketapang yakin, jalan layang dengan pondasi tiang pancang dapat bertahan dalam jangka waktu lama di atas lahan gambut.

Terkait pembiayaannya, Gusti Kamboja memaparkan, skema pembiayaan kontruksi bangunan jalan layang dengan pondasi tiang pancang tersebut dapat melalui berbagai sumber.

“Sumber pembiayaan mulai dari ABPD kabupaten, APBD provinsi, APBN, hibah perusahaan swasta hingga dana pinjaman daerah. Estimasi biayanya Rp 213,8 miliar, lama pekerja bisa memakan waktu hingga empat tahun,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Ketapang Martin Rantan mengatakan, dengan keterbatasan keuangan daerah, pembangunan ini tidak bisa dikerjakan dalam tahun tunggal, namun secara bertahap dan menggunakan jasa konsultan jalan-jalan nasional.

“Dalam tahap perencanaan ini kita juga minta bantu dari konsultan jalan-jalan nasional,” pinta Martin.

Martin juga menekankan, wacana ini dapat segara dibuatkan peraturan bupati atau peraturan daerah sehingga dapat dilanjutkan pada era kepemimpinan bupati kedepan. (Agsfy)