Polres Sintang Laksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

0
1131
Kapolres Sintang bersama Bupati Sintang, Dandim 1205 Sintang, Kejaksaan Negeri Sintang, pengadilan Negeri Sintang gelar Penanaman jagung serentak kuartal IV, menuju Swasembada Pangan Nasional, berlangsung wilayah Desa Jerora 1 Kecamatan Sintang

LINTASKAPUAS | SINTANG — Polres Sintang melakukan penanaman jagung secara serentak Kwartal VI sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Penanaman ini dilaksanakan di wilayah desa Jerora 1 Kecamatan Sintang, serta beberapa titik dengan total luas area sekitar 30 hektar, yang akan dijalankan secara bertahap di wilayah Polres dan Polsek, pada Rabu 08 Oktober 2025.

Kapolres Sintang, AKBP Sanny Handityo menjelaskan, di wilayah Polres tersedia 20 hektar lahan yang digunakan untuk penanaman jagung. Sementara itu, setiap Polsek juga mengelola sekitar 10 hektar lahan di wilayah masing-masing untuk ditanami jagung.

“Selain itu, di wilayah perbatasan terdapat lahan seluas 40 hektar yang tengah diolah agar siap digunakan untuk penanaman dalam waktu dekat.

Untuk masalah pemasaran hasil produksi jagung, Sanny menyampaikan bahwa Polres Sintang telah bekerja sama dengan Bulog. Kesepakatan ini bertujuan untuk memastikan penyaluran hasil panen dapat mendukung ketahanan pangan di tingkat nasional.

Dalam pelaksanaan penanaman jagung tidak bisa bekerja sendiri.  Polres Sintang tetap menggandeng kelompok tani dan penyuluh lapangan untuk meningkatkan efektivitas budidaya jagung sehingga hasilnya maksimal.

Sementara, Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, usai mengikuti penanaman Jagung serentak di wilayah Desa Jerora 1 Kecamatan Sintang, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polres Sintang yang berkomitmen untuk mewujudkan program swasembada pangan Nasional.

“Untuk mewujudkan program swasembada pangan Nasional ini, pemerintah Kabupaten Sintang juga sudah mengintruksikan seluruh desa agar menyediakan lahan untuk program penanaman jagung ini.

Gregorius Herkulanus Bala juga mengatakan bahwa Beberapa desa telah siap dan aktif berpartisipasi untuk menggalakkan penanaman jagung tersebut. sementara rencana edukasi dan pendampingan juga dilakukan bersama fakultas pertanian dari universitas lokal guna memperkuat kapasitas masyarakat dalam sektor pertanian, “pungkasnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Sintang, Martin Nandung, menambahkan bahwa penanaman jagung tahun ini sudah dimulai tanpa harus menunggu target tahun 2026. Dinas Pertanian juga memberikan pendampingan mulai dari proses pengolahan tanah hingga pasca panen lewat penyuluh pertanian lapangan. Meski menghadapi kendala biaya produksi yang tinggi dan keterbatasan alat pasca panen, program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan Sintang.Program penanaman jagung serentak yang dilakukan Polres Sintang ini menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui sinergi berbagai pihak.