LINTAS KAPUAS | SINTANG – Trend penyebaran penyakit di wilayah kerja puskesmas tanjungpuri, kecamatan sintang masih terbilang normal. Namun petugas saat ini sedang mewaspadai adanya penyakit mumps atau parotitis yang banyak menyerang anak-anak.
“Mumps ini sering disebut juga penyakit gondongan di masyarakat yang beberapa waktu terakhir ini banyak menyerang anak-anak. Penyebarannya cukup cepat karena termasuk salah satu penyakit menular,” kata kepala puskesmas tanjungpuri sintang, dr andar jimmy pintabar, Sabtu (21/6/2025).
Andar menyebutkan penyakit mumps itu memiliki gejala seperti pembengkakan kelenjar parotis atau bengkak di satu atau kedua sisi wajah dekat telinga, demam, sakit kepala dan nyeri otot, kelelahan dan hilang nafsu makan dan nyerit saat membuka mulut.
“Ini merupakan salah satu jenis penyakit menular khususnya antar anak-anak. Cara penularannya menyebar melalui percikan air liur saat batuk atau bersin dan kontak langsung dengan air liur penderita seperti berbagai alat makan atau minum,” terang andar.
Penyakit mumps atau gondongan ini cepat menyebar jika terkena langsung, sehingga orang tua harus selalu waspada agar tidak terkena ke anak-anaknya secara langsung.
“Jika ada anak yang terkena penyakit mumps ini, orang tua harus mengistirahatkan anaknya di rumah dan dapat dibawa berobat ke pusat layanan kesehatan terdekat. Karena penyebaran penyakit ini sangat cepat dan ketika tidak dicegah tentu bisa menular ke anak-anak sekitarnya,” jelas andar jimmy pintabar.
Andar mengungkapkan penyakit mumps ini bisa sembuh dengan pengobatan yang tepat serta mengkonsumsi obat-obatan secara teratur. Selain itu penyebaran penyakit ini bisa dicegah dengan pemberian imunisasi pada anak-anak ketika dibawah 6 tahun.
“Pencegahannya bisa dengan memberikan imunisasi MMR ketika anak-anak masih kecil. Pemberian imunisasi dosis pertama usia 12-15 bulan dan dosis kedua usia 4-6 tahun,” tutupnya.










