Sidak Sembako, Bupati Imbau Instansi Terkait Kontrol Kenaikan Harga

0
1179

http://www.lintaskapuas.com/wp-content/uploads/2019/05/hari-kedua-Puasa-Ramdhan-Bupati-Sintang-Jarot-Winarno-Gelar-Sidak-harga-Sembako-ke-sejumlah-Pasar.jpg
LINTASKAPUAS I SINTANG Dihari kedua Ramadhan 1440 Hijriah, Bupati Sintang, Jarot Winarno didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Sintang melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Pasar Junjung Buih Sintang dan Pasar Raya Sungai Ana Kabupaten Sintang, Selasa (7/5).
Bupati Sintang, Jarot Winarno mengungkapkan ada sejumlah kenaikan Barang Kebutuhan Pokok dan Penting (Bapokting) namun tidak terlalu signifikan.
“Ada sejumlah harga yang naik, tapi tidak terlalu signifikan seperti yang ada di media televisi. Disini, harga bawang putih mencapai Rp. 40.000 per kilogram bahkan ada yang menjual Rp. 35.000,- per kilogram. Untuk sayur yang lain, naik tapi masih dibatas wajar,” ujarnya.
Meskipun demikian, lanjut Jarot, untuk daging sapi dan daging ayam mengalami kenaikan harga. Untuk itu, ia berharap instansi terkait melakukan pemantauan terus sehingga menjelang hari raya idul fitri harga daging sapi dan daging ayam tidak mengalami kenaikan.
“Harga daging ayam dan daging sapi saat ini cukup tinggi, dan ini bisa saja terus melonjak pada hari H nanti. Saya minta kepada instansi terkait untuk terus memantau, jaga stok, jangan sampai ada penimbunan atau permainan harga di pasar, aktifkan satgas pangan untuk hal ini,” ucapnya.
Jarot juga mengimbau kepada warga masyarakat untuk lebih sering mengkonsumsi ikan dan sayuran. Hal itu dikarenakan harga ikan dan sayuran yang cukup stabil serta mengandung banyak manfaat untuk tubuh terlebih saat berpuasa.
“Tadi saya belanja untuk bahan sayuran selama tiga hari totalnya Rp. 80.000,- murah kan? Apalagi dimakan sekeluarga. Kalau ayam dan daging mahal, maka lebih baik perbanyak konsumsi sayur dan ikan saja, murah dan banyak manfaatnya,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Sudirman menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau stok maupun harga Bapokting yang ada di sejumlah pasar di Kabupaten Sintang.
“Pemantauan akan terus dilakukan baik harga maupun stok barang. Kita harap tidak ada pedagang yang memainkan harga dipasaran,” pungkasnya.