Warga Balai Sebut Di Hebohkan Dengan Penemuan Mayat di Duga Gantung Diri

0
480
Jenazah Warga Balai Sebut Yang Sudah Tak Bernyawa Akibat Gantung Diri Di Evakuasi Warga Yang Dibantu Polsek Jangkang (Foto: Humas Polsek Jangkang)

LINTASKAPUAS I SANGGAU – Warga Dusun Balai sebut Desa Balai Sebut Kecamatan Jangkang Kabupaten Sanggau, digegerkan dengan Adanya Sosok Pria di temukan Gantung Diri, Jumat (29/1).

Kapolsek Polsek Jangkang Iptu Efendi, membenarkan bahwa adanya kejadian tersebut.

“Benar bahwa Ada Warga Dusun Balai sebut Desa Balai sebut, Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau, Duga bunuh diri dengan cara gantung diri dirumahnya,” ujar Kapolsek Jangkang.

Dirinya juga menambahkan bahwa Polsek Jangkang telah menerima Informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi ditemukan Mayat seorang laki-laki dalam kondisi bergantung menggunakan seutas tali tambang plastik dalam keadaan sudah meninggal dunia.

“Setelah Mendapat Informasi tersebut selanjutnya Kapolsek Jangkang berserta anggota melakukan pengecekan di TKP,” tambah Kapolsek.

Iptu Efendi menjelaskan bahwa kronologis kejadian tersebut pada hari Jumat, 29 Januari 2021 sekira pukul 09.00 Wib mendapat informasi dari masyarakat bahwa di rumah salah satu warga mencium bau menyengat (Bau Busuk), kemudian Kapolsek Jangkang bersama anggota Polsek jangkang dan tim kesehatan (Puskesmas Jangkang) melakukan pengecekan di TKP.

“Setelah di TKP di dampingi Kadus Balai Sebut, ketua RT dan 1 (satu) orang warga Busrah mengetahui bahwa rumah dalam keadaan terkunci dari dalam, kemudian membongkar pintu rumah milik AJ. Setelah pintu berhasil di dobrak di melihat AJ sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi gantung diri di dalam kamar dengan seutas tali tambang plastik dengan panjang kurang lebih 1 meter yang melingkar dileher. Kemudian korban di turunkan langsung di lakukan pemeriksaan oleh Tim dari kesehatan (Puskesmas Jangkang),” tuturnya.

Kapolsek juga menambahkan bahwa dari permintaan keluarga jenazah korban langsung di makamkan dikarena melihat mayat sudah lebam atau membiru di mana keluaraga warga sekitar sudah tidak melihat korban keluar rumah selama 3 hari.