43.682 Warga Terdampak Banjir Sintang

0
384

LINTASKAPUAS| SINTANG – Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah Kabupaten Sintang, jumlah warga yang sudah terdampak banjir sebanyak 12.085 Kepala Keluarga atau 43.682 jiwa yang tersebar di 104 desa atau kelurahan dari 10 kecamatan yang ada di kabupaten Sintang.

Jumlah data warga terdampak banjir tersebut disampaikan langsung Bupati Sintang Jarot Winarno. Dari 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang, hanya 4 Kecamatan yang tidak terdampak banjir, yakni Kecamatan Sungai Tebelian, Kayan Hulu, Ketungau Hulu dan Ambalau,” ungkap Bupati Sintang, Jarot Winarno kepada sejumlah wartawan kemarin.

Sebagai langkah antisipasi penanggulangan Bencana Banjir yang melanda Kabupaten Sintang, Pemerintah Kini telah mengambil langkah penanganan sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Dinas Sosial mendirikan dapur umum di Halaman Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah langsung membangun posko tanggap darurat bencana dan tenda jaga. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sintang, Bernhard Saragih menjelaskan bahwa selain sudah mengurus secara administrasi, pihaknya juga langsung terjun kelapangan dan melakukan langkah penanganan.

“Kita sudah menerbitkan Surat Keputusan Bupati Sintang tentang penetapan status tanggap darurat bencana. Lalu juga membentuk Tim Satgas Bantingsor serta melakukan rapat koordinasi. Kita juga langsung menetapkan kantor kita sebagai Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir dan mendirikan posko jaga. Silakan kepada warga yang merasa menjadi korban atau terdampak banjir ini bisa melapor kepada petugas jaga di kantor kami,” terang Bernhard Saragih.

“Selain, tim kami juga langsung melakukan penyisiran ke lokasi banjir dan rumah warga menggunakan perahu karet. Tim kami memberikan himbauan kepada warga yang masih bertahan di rumahnya yang terendam banjir,” tambah Bernhard Saragih.

Camat Sintang Tatang Supriyatna juga sudah memberikan arahan kepada lurah, kepala desa dan ketua RT untuk menyampaikan update data lokasi banjir, warga terdampak banjir dan lokasi pengungsian kepada pihaknya.

“Data yang sudah kami terima sore ini, Kelurahan Kapuas Kiri Hulu ada 137 warga terdampak atau 62 KK, mengungsi ada 4 KK, jalan terendam ada kurang lebih 250 meter, jembatan 1 buah, dan 1 SPBU,” terang Tatang Supriyatna.