79 Tahun Merdeka, Desa Baung Sengatap Baru Masuk Listrik

0
117
Program Listrik Masuk Desa di Desa Baung Sengatap kecamatan ketungau Hilir Kabupaten Sintang

LINTASKAPUAS | SINTANG – Desa Baung Sengatap merupakan salah satu Desa tertinggal yang terletak di wilayah kecamatan Ketungau Hilir Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat akhirnya bisa terlepas dari kegelapan, setelah 79 tahun merdeka

Kepala Desa (Kades) Baung Sengatap, Muryadi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah atas program Listrik Pedesaan (Lisdes) yang telah diberikan kepada desanya. Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada vendor PT. Sinar Abadi yang telah menggarap Lisdes di desa mereka dengan harapan dapat menerangi desa Baung Sengatap.

Program Lisdes dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan. Melalui program ini, desa-desa terpencil yang belum mendapatkan akses listrik dapat memiliki penerangan yang memadai untuk aktivitas harian. Kades Muryadi mengatakan bahwa Lisdes sangat memberikan manfaat besar bagi warganya.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat yang telah mewujudkan Indonesia terang dimana hari ini, kami merasakan program tersebut di desa Baung Sengatap, “Katanya.pada Selasa, (5/6/2024).

Untuk saat ini dikatakan Muryadi sekira 300 KK yang sudah terpasang instalatir listriknya dan sudah siap dinyalakan , namun masih ada beberapa rumah yang belum rampung, tetapi progresnya sudah berjalan.

” Sampai saat ini baru satu dusun yang sudah terpasang instalatir listriknya dan mudah-mudahan di minggu ini sebelum lebaran Idul Adha sudah rampung pemasangannya, di dusun Pedadang Hulu,kemudian sambil menunggu progresnya dari PLN rampung bulan depan kita lanjut di dua dusun yakni Dusun Banjor dan Baung Hilir karena kita targetkan dua dusun.”ucapnya.

Terkait Vendor yang menggarap di lokasi tersebut kata kades PT. Sinar Abadi, Untuk standarisasi material yang digunakan saya serahkan kepada pihak PPILN karena mereka yang menentukan SLO atau tidaknya. Sebab itu nantinya sebelum dilakukan penyalaan pihaknya akan mengundang pihak PLN maupun pihak terkait lainya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga dapat terang selamanya sebab ini yang menjadi kerinduan masyarakat.

“Selama pengerjaan hampir tidak ada masalah yang berarti hanya saja ada sedikit adu argumen adanya vendor-vendor lain yang akan masuk, menurut saya sebagai kades siapa saja silahkan masuk sepanjang sudah memenuhi ketentuan yang berlaku, asal membangun hal positif untuk desa Baung Sengatap dan jangan saling menyudutkan, ” Harapnya.

Ditegaskan Muryadi dirinya tidak mau terjadi kegaduhan dan untuk ajang bisnis pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab di desanya karena dirinya murni memikirkan nasib masyarakat di desanya.

Terima kasih juga disampaikan kepada pemerintah yang telah memperhatikan kebutuhan penerangan di desa Baung Sengatap. Muryadi berharap program ini dapat terus diberikan kepada desa-desa lainnya yang belum mendapatkan akses listrik.

Selain itu, Muryadi juga turut memberikan apresiasi kepada vendor yang telah bekerja keras untuk memasang dan menyediakan Lisdes di desanya. Ia mengungkapkan bahwa proses pemasangan Lisdes berjalan dengan lancar.

“Kami berterima kasih kepada vendor yang telah bekerja keras memasang dan menyediakan Lisdes di desa kami. Pelayanan yang mereka berikan sangat baik dan hasilnya memuaskan. Kami berharap kerjasama ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat maksimal bagi kelangsungan hidup masyarakat desa,” tambah Muryadi.

Kades Baung Sengatap juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat penerangan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia berharap, agar Lisdes dapat tetap berfungsi dengan baik serta memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat desanya.