
LINTASKAPUAS | SINTANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Ghulam Raziq mengingatkan masyarakat untuk terus waspada dan siaga dengan perubahan cuaca yang ekstrem yang terjadi di Kabupaten Sintang. Hal itu dikarenakan Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tebelian Sintang juga memperkirakan perubahan cuaca ekstrem masih terjadi hingga satu pekan mendatang yaitu dengan periode 27 Oktober hingga akhir November.
“Kalau kita lihat, beberapa hari ini hujan di beberapa daerah Sintang rerata disertai angin kencang. Ini harus diwaspadai untuk kedepannya,” ucapnya.
Politisi Muda Partai Persatuan Pembangunan ini mengimbau kepada masyarakat untuk terus waspada dengan perubahan cuaca ekstrem mengingat beberapa hari terakhir ini intensitas hujan di Kabupaten Sintang khususnya di bebeberapa kecamatan mengalami hujan lebat disertai dengan angin kencang yang tak sedikit membuat sejumlah pohon atau bangunan tumbang.
“Untuk masyarakat yang menggunakan transportasi sungai, jika memang cuaca tidak memungkinkan, tunda saja perjalanan hingga dirasakan aman. Untuk yang melakukan aktivitas di luar rumah juga harus hati-hati, jika hujan disertai angin, segera berlindung namun jangan di bawah pohon,” ujarnya.
Razia juga berpesan kepada masyarakat untuk terus menjaga keselamatan diri dan keluarga terutama yang tinggal di daerah yang rawan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor.
“Beberapa daerah masih ada yang terdampak banjir, baik di dalam kota maupun ke desa. Ini harus diwaspadai apalagi yang mempunyai anak kecil,” tuturnya.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tebelian Sintang, Supriandi mengatakan, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG dari tanggal 27 Oktober hingga 2 November 2022 masih berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang untuk wilayah Sintang dan Sekadau.
“Masih berpotensi hujan lebat dalam satu pekan mendatang, tetap waspada terhadap cuaca ekstrem serta hati-hati terutama warga yang menggunakan transportasi sungai,dan jangan berteduh di bawah pohon jika terjadi angin kencang,” pungkasnya.










