
SINTANG-Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sintang, Syarif M Taufik mengakui masih banyak pemilih pemula atau kaum milenial, belum merekam e-KTP. Hal tersebut disampaikannya usai sosialisasi kebijakan penyelenggaraan administrasi kependudukan, Selasa (25/9).
“Pelajar SMA/sederajat yang wajib KTP atau pemilih pemula yang melakukan perekaman sudah sebagian. Mungkin sisanya sekitar 50 persen,” katanya.
Ia mengatakan, total jumlah pemilih pemula di Kabupaten Sintang sekitar 13.000 jiwa. “Yang belum merekam 5.000 lebih. Ini yang ingin kami kejar target perekamannya,” kata Taufik.
Untuk merealisasikan target tersebut, kata Taufik, pihaknya memang perlu kerja keras. “Untuk mencapai target perekamannya, sedang kami siapkan polanya. Apakah datang langsung ke sekolah secara terjadwal atau dikumpulkan di kecamatan, atau pelajar datang ke sini (Disdukcapil). Pada dasarnya kami siap, bahkan kadang kerja hingga malam hari,” bebernya.
Taufik menjelaskan, jika para pelajar ingin merekam e-KTP lebih awal misalnya saat berumur 16 tahun, pihaknya tetap melayani. Dengan catatan yang bersangkutan harus lahir per 17 April 2002 kebawah. “Karena dia pasti memilih saat Pilpres/Pileg nanti,” katanya.
Untuk memberikan pelayanan perekaman pada pemilih pemula, Syarif mengaku pihaknya sudah menyambangi beberapa sekolah. “Belum lama ini kami pulang dari Kayan Hulu, setelah itu kami akan melakukan pelayanan diempat sekolah lagi. Yakni SMK, SMAN 2, SMAN 4 dan MAN. Sekolah ini muridnya sangat banyak. Setelah itu, kami akan masuk ke kecamatan lain, bisa Serawai, Ambalau atau Ketungau Tengah,” katanya.










