BKKBN Provinsi Kalbar Salurkan BOKB Sebesar 9,6 Miliar ke Sintang

0
46
Bupati Sintang Jarot Winarno sambut kunjungan Plt Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana provinsi Kalimantan barat beserta rombongannya di rumah Jabatannya.(FOTO – IST)

LINTASKAPUAS | SINTANG – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional(BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat mengalokasikan Anggaran Bantuan Operasional Keluarga berencana(BOKB) sebesar 9,6 Miliar kepada Pemerintah Kabupaten Sintang.

Alokasi Dana Anggaran Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) untuk Kabupaten Sintang tersebut disampaikan saat Pelaksanaan Tugas(Plt) Kepala BKBBN Provinsi Kalimantan Barat, Aulia Ardiansyah arif menggelar kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sintang pada Kamis(19/1/2023)

Kedatangan Aulia Ardiansyah arif bersama dengan jajarannya disambut langsung oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno didampingi Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Sintang, Maryadi.

Dalam pertemuan tersebut Plt. Kepala BKBBN Provinsi Kalimantan Barat, Aulia Ardiansyah arif menyampaikan bahwa pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui BKKBN akan menyalurkan dana Bantuan Operasional Keluarga berencana (BOKB) ke Kabupaten Sintang sebesar 9,6 Miliar.

“Sebelumnya kami juga sudah melaksanakan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Melawi terkait dengan program ini dan setelah dari sana baru Ke Kabupaten Sintang, ” ungkapnya.

Aulia memaparkan bahwa kucuran dana Bantuan Operasional Keluarga berencana (BOKB) diperuntukkan untuk operasional balai penyuluhan KB, operasional pelayanan KB, operasional penggerakan di Kampung KB, operasional penurunan stunting, operasional pembinaan program oleh kader dan dukungan manajemen dan SIGA.
“Dari keenam program kegiatan tersebut, 6.279.0000.000 diperuntukkan untuk penanggulangan kasus Stunting di Kabupaten Sintang tahun 2023, “jelas Aulia.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana provinsi Kalimantan barat ini juga menyampaikan bahwa ada empat kepala daerah yang disematkan sebagai orang tua hebat yakni kepala daerah kabupaten Sambas, kepala daerah kabupaten Sintang, Kepala daerah Kubu raya dan kepala daerah Kabupaten melawi.

“Untuk penanggulangan Stunting di kabupaten Sintang, BKKBN Provinsi Kalimantan Barat sudah menempatkan satu orang technical Assistant satgas penanggulangan Stunting yang dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, ” pungkas Aulia.(*)