Buka HUT IBI Ke-74, Sekda Ketapang Apresiasi Peran Bidan di Daerah

0
125

LINTASKAPUAS I KETAPANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang Repalianto, S.Sos.,M.Si membuka kegiatan HUT IBI ke-74 dan Musyawarah Cabang IX Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Ketapang, pada Sabtu (26/07/2025) bertempat di Hotel Borneo Ketapang.

Acara HUT IBI Cabang Ketapang ke-74 ini ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun dengan tema “Strategis Bidan Dalam Memenuhi Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi Perempuan Di Setiap Kondisi Krisis, Menuju Indonesia Emas 2045”

Membacakan sambutan tertulis Bupati Ketapang, Sekda mengatakan bidan di Kabupaten Ketapang telah membuktikan diri sebagai mitra dan bagian dari aparatur Pemerintah Daerah yang tidak tergantikan.

Lebih lanjut menurutnya, mereka hadir bukan hanya sebagai pelaksana teknis layanan kesehatan, melainkan sebagai agen perubahan yang menerjemahkan visi pembangunan daerah ke dalam tindakan nyata di lapangan.

Dari Desa terpencil yang jauh dari akses, hingga pusat layanan kesehatan yang lebih tinggi, peran strategis bidan menjadi sangat krusial karena menjadi pendamping, edukator, dan penjaga hak-hak kesehatan perempuan dan anak di berbagai situasi, sinergi antara bidan dan pemerintah daerah menjadi fondasi bagi kemajuan Kabupaten Ketapang yang berkeadilan, berkelanjutan, dan mandiri.

“Kami bangga melihat bagaimana Ikatan Bidan Indonesia (IBI) terus berinovasi mulai dari digitalisasi pelayanan kebidanan, edukasi komunitas berbasis kebutuhan lokal, hingga kampanye kesehatan reproduksi yang semakin responsif dan humanis.
dalam semangat pembangunan yang inklusif dan berkeadilan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Ketapang membuka ruang kolaborasi yang luas bagi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk berperan aktif dalam transformasi pelayanan kesehatan.

“Kami mendukung penuh setiap inisiatif strategis yang dijalankan IBI, mulai dari penguatan langkah-langkah preventif, hingga pengembangan layanan yang semakin ramah terhadap perempuan dan kelompok rentan. Kami percaya, bidan bukan sekadar penyedia layanan, tetapi ujung tombak perubahan sosial yang membawa Ketapang menuju masa depan yang lebih sehat, setara, dan berdaya,” tutupnya.

(Ags)