Dianggap Tidak Netral, Massa Tuntut Ketua KPU Mundur Dari Jabatannya

0
882

Ratusan massa menggelar unjuk rasa di depan Kantor KPU Sintang karena dianggap tidak netral dalam penyelenggaraan Pemilu presiden dan Legislatif 2019
LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Ratusan Massa Pendukung salah satu Calon Presiden dan wakil Presiden melakukan aksi unjuk rasa kesekretariat Komisi Pemilihan Umum(KPU) Daerah Sintang, menuntut Ketua KPU mundur dari jabatannya karena dianggap tidak netral dalm pelaksanaan Pemilu Serentak 2019.

Unjuk rasa tersebut sebelumnya terjadi dengan tertib, sebanyak 10 pengunjuk rasa melakukan negosisasi dengan pihak petugas keamanan, pihak pengunjuk rasa tetap ngotot untuk bisa bertemu langsung dengan Komisioner KPU Sintang. Karena tak kunjung ada kesepakatan akhirnya terjadi aksi saling dorong antara massa dengan puluhan Prajurit TNI

Ratusan massa pun tak gentar dengan kondisi tersebut, dan tetap meminta agar bisa bertemu langsung dengan Komisioner KPU. bahkan sala seorang pengunjuk rasa meneriakka. meminta ketua KPU mundur dari jabatannya dan meminta KPU di bubarkan saja.

Mengantisipasi aksi massa yang semakin tidak terkendali, personel TNI yang melakukan pengamanan memukul mundur. Massa berusaha menembus blokade petugas dengan tindakan- tindakan brutal dan anarkhis. Namun berkat kesigapan dari personel TNI massa berhasil dibubarkan.

Aksi unjuk rasa tersebut merupakan Simulasi dalam upaya pengamanan oleh personel TNI khususnya Kodim 1205/Sintang dan Batalyon Infanteri 642/Kapuas jika dalam Pemilu Presiden dan Legislatif 2019 apabila terjadi tindakan demo dan aksi unjuk rasa.

Dalam kesempatan tersebut Dandim 1205/Sintang, Letnan Kolonel Inf Rahmat Basuki saat memberikan keterangan kepada Tim Media Center Kodam XII/Tpr menjelaskan, kegiatan latihan tersebut merupakan rangkaian latihan dalam rangka kesiapan untuk melaksanakan tugas perbantuan kepada Polri dalam pengamanan pemilu Presiden dan pemilu Legislatif 2019 di wilayah Kodim 1205/Stg.

“Hal ini perlu kita latihkan untuk membiasakan prajurit menghadapi dinamika dilapangan dalam penugasan, lebih baik kita siap tidak dipakai daripada tidak siap saat dipakai,” pungkas Dandim 1205/Sintang, Letnan Kolonel Inf Rahmat Basuki.