DLH : Sampah Skala Besar Buang Langsung ke TPA

0
147

LINTASKAPUAS | SINTANG – Kepala dinas lingkungan hidup (DLH) kabupaten sintang, Igor Nugroho meminta kepada masyarakat yang membuang sampah dalam skala besar untuk tidak membuang ke tempat pembuangan sementara (TPS).

“Jika ada sampah dalam skala besar seperti penebangan pohon, sampah bongkaran semen dan lain sebagainya harusnya buang langsung ke TPA kabupaten sintang saja, jangan dibuang ke tps. Karena hal itu bisa membuat tps menjadi cepat penuh dan mengganggu masyarakat membuang sampah nantinya,” kata igor, Kamis (15/6/2025).

Igor menyebutkan jika banyak laporan yang masuk dari masyarakat terkait kondisi tps sering mengalami kelebihan beban atau overload volume sampahnya. Sebab ada beberapa masyarakat yang melaporkan jika kendaraan pribadi seperti pick up membawa sampah dalam jumlah besar dan dibuang ke tps.

“Kondisi itu sangat mengkhawatirkan, sehingga perlu adanya kesadaran masyarakat yang membawa sampah dalam jumlah besar untuk langsung saja buang di TPA. Karena laporan yang sering kita terima itu sudah sering terjadi, bahkan dibeberapa TPS memiliki kasus yang sama. Sehingga perlu adanya kesadaran dari masyarakat kedepannya,” ungkapnya.

Igor menjelaskan kondisi TPS yang overload dapat menimbulkan berbagai dampak negative seperti bau yang tidak sedap serta pemandangan yang tidak mengenakkan. Terlebih jika sampah yang ada di TPS meluber hingga ke jalan, tentu sangat menggangu masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor.

“Dikhawatirkan penumpukan sampah yang terlalu besar di TPS dapat menimbulkan penyakit kedepannya. Jumlah petugas pengangkut sampah ditambah kondisi armada yang kurang memadai tidak bisa setiap hari melakukan pengangkutan sampah, tentu harus ada jadwal tertentu sehingga menjadi kendala tersendiri,” jelas igor.

Igor mengharapkan kesadaran masyarakat yang membuang sampah di TPS juga untuk membuang sampah di tempat yang sudah disediakan.

“Membuang sampahnya jangan asal dilemparkan saja, buang ditempat yang sudah disediakan, sehingga petugas tinggal mengangkut sampah yang ada. Karena sering kali masyarakat tidak membuangnya ke dalam bak penampungan sampah, melainkan dilempar hingga keluar dari bak yang sudah disediakan,” ujar Igor.