Jembatan Ketungau IV Buka Akses 10 Desa terisolasi di Perbatasan

0
70
Bupati Sintang, Jarot Dinarno didampingi GM Kalbar Area 4B HPI Agro, Santo Limbong mengikuti rituan adat pemotongan Ompong Sebelum dimulainya peletakan batu pertama pembangunan jembatan Ketungau IV di Dusun Beguntang, Desa Empunak Tapang Keladan, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang

LINTASKAPUAS | SINTANG – Bupati Sintang, Jarot Winarno mengapresiasi dengan pembangunan jembatan rangka rangka baja di Beguntang oleh PT Duta Agro Prima (HPI Agro Group).

Ia mengatakan, pembangunan jembatan tersebut akan membuka akses transportasi darat dari beberapa desa yang ada diwilayah perbatasan yang tentunya sangat membantu masyarakat.

“Dengan adanya jembatan ini maka 10 desa yang ada di daerah perbatasan wilayah Kecamatan Ketungau Hulu ini akan terhubung dengan sempurna sampai ke kota kecamatan. Semua akan terhubung kemana-mana. Jembatan ini juga akan menjamin akses masyarakat yang pada akhirnya mensejahterakan masyarakat. Terima kasih pada HPI Agro telah membangun jembatan ini,” ucapnya.

Penyerahan berkas MoU pembangunan Jembatan Ketungau IV dari GM Kalbar Area 4B HPI Agro, kepada Bupati Sintang, Jarot Winarno

Sementara, Kepala Bappeda Sintang, Kartiyus menambahkan, pemerintah Kabupaten Sintang sangat menyambut baik pembangunan jembatan Beguntang yang melewati Sungai Ketungau. Karena pembangunan jembatan itu sangat membantu masyarakat.

Kartiyus juga menegaskan bahwa anggaran pembangunan jembatan Ketungau IV tersebut 100 persen dari HPI Group.

“memang ini sungguh luar biasa ya, banyak desa yang terhubung nantinya. Mulai dari Sungai Pisau, Sekaih, Mungguk Entawak sampai Empura, jadi dengan adanya jembatan tersebut semua desa akan terhubung dan Jarak tempuh juga jadi lebih pendek. Pemkab Sintang sangat berterima kasih dan bersyukur. Karena kalau Pemkab Sintang membangun jembatan ini, Rp 13,7 M tidak akan cukup. Pasti mendekati Rp 20 M. Karena nilai inflasinya sedang tinggi,” ucapnya.

Kartiyus juga mengaku dan tidak menduga jika jembatan Ketungau IV tersebut setelah dibangun akan langsung dihibahkan kepada Pemda. “Diluar perkiraan kita memang, karena biasanya dibeberapa perusaan, aset akan diserahkan kepada pemerintah setelah berlangsung beberapa tahun. tapi, ini setelah selesai langsung diserahkan kepada kita sebagai aset pemerintah dan pemeliharaan tetap menjadi tanggung jawab bersama-sama, “pungkas Kartiyus.

Peletakan batu pertama pembangunan jembatan Ketungau IV oleh GM Kalbar Area 4B HPI Agro, Santo Limbong bersmaa dengan Camat Ketungau Hulu Kabupaten Sintang

Sementara, Tokoh masyarakat Ketungau Hulu, Rangkeng Dunda mengaku sangat senang dan gembira dengan dibangunnya Jembatan Ketungau IV di dusun Beguntang oleh pihak perusahaan HPI Agro “Keberadaan jembatan ini akan sangat memberikan dampak positif bagi masyarakat yang ada diwilayah perbatasan terutama untuk memperlancar akses lalu lintas dan berdampak baik untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Pasalnya, Lanjut Rangkeng, keberadaan sungai saat ini membuat kami merasa terisolasi tapi dengan dibangunnya jembatan ini tentu akan membuka akses keterisolasian tersebut. jadi kami masyarakat perbatasan sangat respon dan menyambut baik dengan adanya pembangunan jembatan ini dan kami mengucapkan terimakasih kepada HPI Agro dan juga kepada pemerintah daerah Sintang yang sudah memfasilitasi terwujudnya pembangunan jembatan ini. Semoga kedepan HPI terus berkarya untuk kami masyarakat perbatasan,” pungkasnya.