Jual 17 Paket Sabu, Pasturi Di Sekadau Diamankan Polisi

0
358
Pemusnahan Barang Bukti Narkoba Jenis Sabu Di Polres Sekadau

LINTASKAPUAS | SEKADAU – Satuan Menolak Narkoba Polres Sekadau menggelar pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu yang dilakukan oleh pasangan suami istri berinisial AB (43) dan JS (26).

Penangkapan dilakukan berdasarkan informasi warga dari Desa Ensalang, Kecamatan Sekadau Hilir mengenai adanya transaksi narkotika disalah satu warung milik AA pada Selasa, 16 Februari yang lalu.

Pemusnahan barang haram dipimpin langsung oleh Kapolres Sekadau AKBP K. Tri Panungko mengatakan, sebelum penangkap tim sudah melakukan penyelidikan.

“Menurut informasi dari warga, disitu juga menjadi transaksi narkoba jenis sabu. Pada saat penangkap ada 17 paket sabu yang akan siap di edarkan,” kata Tri Rabu, 3 Maret 2021.

Lebih lanjut, ia menjelaskan tersangka lari ke warung dan berusaha untuk kabur melalui pintu belakang. Namun, berhasil diamankan oleh petugas di dapur karena pintu belakang ungkapan.

“Saat diamankan, tersangka mencoba memberikan jaminan dan berusaha kabur melewati pintu belakang. Berkat kesigapan petugas yang telah mengepung lokasi kejadian, tersangka dapat ditangkap dan ditangkap,” jelasnya.

Barang Bukti Narkoba Jenis Sabu 17 Paket Siap Edar Diamankan Di Polres Sekadau

Diterangkan Tri, saat petugas menanyakan dimana bukti tersebut disembunyikan atau disimpan, tersangka menjawab tidak mengerti maksud dari pertanyaan petugas.

Beberapa saat kemudian, JS datang dan menghampiri tersangka, namun dicegah petugas Sempat memberi air minum kepada tersangka, JS yang juga merupakan istri tersangka masuk ke kamar, kemudian ke depan warung dan membuang bungkus rokok Sampoerna Mild. Setelah pengawasan oleh petugas, di dalam bungkus rokok tersebut ditemukan 1 buah plastik klip transparan ukuran sedang berisi 17 paket klip kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, “terangnya.

“Pelaku juga pengguna dan pengedar saat di test urin, hasilnya positif. Namun istri bukan pengguna dan ia hanya membantu suaminya,” sambungnya.

Tri juga menjelaskan tersangka mengedar barang haram tersebut kepada para supir-supir truk yang menelusuri jalan Sanggau, Sekadau, Dan Sintang. Saat ditanya dimana mendapatkan barang haram tersebut Tri menjelaskan ada yang menyuplai dari wilayah Pontianak.

“Ada yang menyuplai dari wilayah Pontianak. Harga per paket sekitar Rp. 200.000,” beber Tri

Terhadap kedua pelaku tersebut telah diamankan, dan diamankan di Rutan Polres Sekadau. Dan terancam pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 2009 tentang narkotika.