Lasarus: Kegiatan Padat Karya Prioritaskan Masyarakat Lokal

0
88
Sambutan Ketua Komisi V DPR-RI, Lasarus dalam Kegiatan Program Padat Karya di UPBU kelas II Tebelian Sintang

LINTASKAPUAS | SINTANG- Ketua Komisi V DPR-RI, Lasarus meminta kepada Otoritas Bandara tebelian Sintang agar memberdayakan masyarakat lokal dalam program padat karya yang masuk di UPBU kelas II Tebelian Sintang.

“Saya minta kepada pihak Bandara agar memprioritaskan Masyarakat lokal yang ada di wilayah Bandara ini, jangan sampai menyerap tenaga kerja dari luar, berdayakan masyarakat lokal apabila ada pekerjaan yang bisa dikerjakan masyarakat, ” ucap Lasarus dalam sambutannya pada kegiatan program Padat Karya di UPBU kelas II Tebelian Sintang, sabtu(25/9/2020)

Lasarus mengatakan bahwa keberadaan bandara tebelian dibagun tidak hanya untuk kemajuan pembangunan akan tetapi keberadaan bandara tersebut bisa memberikan manfaat demi untuk meningkatkan kesejahteraan Ekonomi Masyarakat sekitar.
“Kepada Pak Patah Selaku kepala UPBU kelas II Tebelian saya titip jika ada pekerjaan yang kualifikasinya bisa dikerjakan oleh masyarakat sekitar tolong prioritaskan, jangan mengambil tenaga kerja dari luar.
Saya minta berdayakan masyarakat sekitar agar rasa memiliki terhadap bandara ini tumbuh serta ikut berperan dalam menjaga bandara ini, ” pesan Lasarus.

Ketua Komisi V DPR-RI Lasarus Foto bersama dengan masyarakat sekitar yang terlibat dalam program Padat Karya di UPBU kelas II Tebelian Sintang

Lasarus juga mengapresiasi semangat masyarakat sekitar yang terlibat dalam program Padat Karya yang di inisiasi oleh kementerian perhubungan sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu ekonomi masyarakat yang terdampak oleh pandemi Covid-19.
“Ini merupakan Kegiatan Padat Karya tahap kedua, karena Tahap pertama sudah kita gelar tahun kemarin, mudah-mudahan program ini setiap tahunnya kita usahakan terus berlanjut, “pungkasnya.

Sementara, Direktur Angkutan Udara, Maria Kristi Endah Murni saat membacakan sambutan Dirjen Perhubungan darat Kementerian Perhubungan RI mengatakan bahwa program padat karya sudah terealisasi di 22 Provinsi dan 54 Kabupaten dengan serapan tenaga Kerja sebanyak 2.500 Orang lebih dengan upah yang sudah tersalurkan sebanyak 4,22 miliar.

“Target program Padat Karya untuk tahun ini mesti kita realisasikan di 29 provinsi dengan capaian penyerapan tenaga kerja yang memberdayakan Masyarakat sebanyak 7000 orang dengan serapan anggaran hingga 26 Miliar, “jelas Maria.

Maria mengatakan Program Padat Karya merupakan salah satu bentuk komitmen dan kepedulian kementerian perhubungan RI dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan dimasa pandemi Covid-19 saat ini.

“Program ini merupakan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sebagai upaya pemberdayaan masyarakat lokal untuk menopang kebutuhan ekonomi masyarakat yang terdampak langsung dengan Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga sekarang, “Kata Maria.

Ia berharap, melalui program Padat Karya tersebut bisa mengakomodir tenaga Kerja yang di PHK dampak dari Pandemi ini.
“mudah-mudahan dengan adanya program ini bisa membantu meningkatkan Ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari ditengah-tengah Pandemi Covid-19 melanda negeri ini” harapnya.