Polres Sintang Amankan Residivis dan DPO Narkoba

0
1772

Tersangka S dan A, Residivis dan DPO Narkoba beserta Barang Bukti kejahatannya
LINTASKAPUAS I SINTANG – Satuan Reserse Narkoba Polres Sintang berhasil mengamankan dua orang terlibat tindak pidana penyalahgunaan Narkotika, pada(7/2/2019)

Kedua pelaku atas nama inisal S dan A tersebut ternyata sudah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang(DPO) Polres Sintang. “pelaku ini sudah lama menjadi DPO kita, ” ungkap Kasat Narkoba Polres Sintang, Iptu Aris Setiawan, Jumat (8/2/2019).

Iptu Haris menuturkan bahwa penangkapan kedua pelaku dilakukan dengan lokasi yang berbeda. yang mana, tersangka S diamankan di kediamannya Jalan P. Diponegoro, Gang Buntu, Kelurahan Alai.
“dari tangan tersangka ini kita berhasi mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu dengan berat 0,12 gram, satu buah bong, 63 klip plastik transaparan kosong, satu buah kaleng berisi korek api gas dan dua buah potongan pipet, dua lembar kertas origami warna hijau dan coklat, dan satu unit handphone Nokia warna hitam No seri 1 : 355841092243870, No seri : 355841092343, “jelas Aris.

Sementara, tersangka dengan inisial A berhasil diamankan berkat hasil introgasi dari tersangka S, bahwa barang haram yang dimilikinya tersebut didapatnya dari A yang tinggal di Jalan MT Haryono Komplek Asto Griya, Keluraha Rawa Mambok.

Mendapat informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, petugas pun meringkus A. dari tangan tersangka A, petugas mengamankan sejumlah brang bukti berupa narkoba jenis sabu-sabu dengan berat 6,14 gram.

“Tersangka S dan A beserta brang buktinya sudah kita amankan di Mapolres Sintang guna proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut.

Menurut Kasat, tersangka A merupakan residivis dan DPO-nya Satnarkoba Polres Sintang. Selain itu, keduanya tersangka yang barhasil ditangkap tersebut sudah lama mengedarkan narkoba di wilayah Sintang.

“Mereka sudah lama menjual narkoba di Sintang, hanya saja baru ini berhasil ditangkap. sabu-sabu itupun didapatinya dari Pontianak yang dikirim ke Sintang,” ujarnya.

Atas perbuatanya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.