Satgas Pamtas RI-Malaysia Batalyon infanteri 642 Kapuas Berhasil Ungkap 1007 Kasus Ilegal

0
145

LINTASKAPUAS | SINTANG, Panglima Kodam XII Tanjung Pura Mayor Jendral TNI Muhammad Nur Ahmad menyambut kedatangan prajurit TNI Satgas Pamtas RI-Malaysia Batalyon infanteri 642 Kapuasyang bertugas di wilayah Perbatasan Indonesia- Malaysia

Penyambutan Satgas Pamtas RI-Malaysia Batalyon infanteri 642 Kapuas disaksikan langsung oleh Komandan Korem 121/ABW, Bupati Sintang, Ketua DPRD Sintang, Kapolres Sintang, Dandim 1205 Sintang bertempat di lapangan Yonif batalyon 642 Kapuas pada minggu 23 mei 2021.

Panglima Kodam XII Tanjung Pura Mayor Jendral TNI Muhammad Nur Ahmad menyampaikan selamat datang kembali ke pangkalan dan menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh prajurit TNI Satgas pamtas RI -Malaysia yang sudah sukses melaksanakan tugas dan pengabdian dalam menjaga wilayah perbatasan.

Panglima Kodam XII Tanjung Pura Mayor Jendral TNI Muhammad Nur Ahmad menyampaikan bahwa satgas Pamtas RI-Malaysia Batalyon infanteri 642 Kapuas selama 9 bulan bertugas berhasil mengungkap 1007 kasus Ilegal.

“Selama kurang lebih Sembilan bulan bertugas Satgas pamtas berhasil mengungkap 1007 kasus Ilegal yang diantaranya 16 kasus Narkoba dengan barang bukti 93. 291 Kg, Ilegal entry sebanyak 809 kasus, Ilegal Trading 36 kasus, ilegal Trafficing 3 kasus,
Ilegal Logging 20 kasus, Ilegal Satwa 14, illegal Fishing 2 kasus, senpi dan Muhandak 106 kasus dan tanaman Ilegal 1 kasus, ” papar Pangdam

Pangdam juga menyampaikan apresiasi atas prestasi yang telah ditoreh oleh seluruh prajurit TNI yang bertugas di wilayah Perbatasan Indonesia – Malaysia
“Kepada seluruh prajurit yang telah selesai melaksanakan tugas agar tetap melaksanakan Konsolidasi, cek materil terutama senjata serta rutin latihan agar senantiasa siap operasional dan siap tempur untuk melaksanakan tugas-tugas kedepannya,”pesannya

Muhammad Nur Ahmad juga mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI agar segera beradaptasi dengan Home Base serta tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 hingga musim pandemi berkahir.