Semarakkan HUT ke-77 RI, Pemda Ketapang Akan Gelar Ceramah Kebangsaan Dengan Tema “Wujudkan ASN BerAKHLAK”

0
29

Foto Banner kegiatan Ceramah Kebangsaan Pemda Ketapang. (Istimewa)
LINTASKAPUAS I KETAPANG,- Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-77 Tahun, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ketapang akan menggelar ceramah kebangsaan dengan tema mewujudkan “Aparatur Sipil Negara (ASN) berAKHLAK”, kegiatan tersebut akan digelar pada Selasa (2/8/2022) besok, di lapangan kantor Bupati Ketapang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang yang juga sebagai Ketua Panitia Penyelenggara, Alexander Wilyo, mengatakan bahwa ceramah kebangsaan digelar pihaknya selain dalam rangka menyemarakkan HUT ke-77 kemerdekaan RI, juga sebagai upaya mewujudkan ASN Berakhlak.

“Dalam kesempatan ini kita turut mengundang Gus Miftah sebagai penceramah, harapan kita ceramah kebangsaan memberi dampak positif terutama untuk mewujudkan ASN BerAKHLAK, sesuai tagline kita Bangga Melayani Bangsa,” terangnya, Senin (1/8/2022).

Dia menerangkan BerAKHLAK dalam hal ini yakni Berorientasi Pelayanan dengan yang pertama memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat, kedua ramah, cekatan, solutif dan dapat diandalkan, Ketiga melakukan perbaikan tiada henti. Kemudian Akuntabel dalam artian melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, disiplin dan berintegritas tinggi, menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif serta efisien dan tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan.

Kemudian Kompeten yakni meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah, membantu orang lain belajar dan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik. Selanjutnya Harmonis dengan menghargai setiap orang apapun latar belakangnya, suka menolong orang lain, membangun lingkungan kerja yang kondusif. Serta Loyal dalam artian memegang teguh ideologi pancasila, UUD NKRI Tahun 1945, setia kepada NKRI dan pemerintahan yang sah, menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara, menjaga rahasia jabatan dan negara.

Dia melanjutkan ASN harus Adaptif yakni cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan, terus berinovasi serta mengembangkan kreatifitas, bertindak proaktif. Kemudian harus Kolaboratif artinya memberikan kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerjasama untuk menghasilkan nilai tanbah serta menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama.

Untuk itu, diakuinya kegiatan dilaksanakan dan kegiatan ceramah kebangsaan ini juga terbuka untuk umum selain undangan yang disampaikan ke semua Forkompimda, instansi vertikal, BUMD, BUMN, Ormas Keagamaan, Ormas Etnis, Paguyuban, TNI, Polri serta pihak swasta lainnya.

“Untuk tamu undangan pakaian sesuai tema kebangsaan diharapkan dapat menggunakan pakaian khas budaya masing-masing dan kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum sehingga masyarakat yang ingin hadir kita persilahkan untuk datang,” tukasnya. (Ags)