Sembilan Puskesmas dan Tiga Faskes Terima Bantuan Internet Bakti Aksi, Dinkes Sintang Pacu Digitalisasi

0
58
Foto : IST

LINTASKAPUAS | SINTANG — Sebagai upaya mendukung percepatan digitalisasi layanan kesehatan di Kabupaten Sintang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sintang menyalurkan bantuan fasilitas internet dari program Bakti Aksi kepada sembilan Puskesmas dan tiga fasilitas kesehatan (faskes).

“9 Puskesmas yang mendapat bantuan Internet Bakti Aksi yaitu Puskesmas Tempunak, Puskesmas Jelimpau, Puskesmas Merakai, Puskesmas Nanga Ketungau, Puskesmas Serangas, Puskesmas Dedai, Puskesmas Emparu, Puskesmas Mensiku dan Puskesmas Nanga Lebang dan tahun 2025 ini terdapat 3 fasilitas kesehatan lainnya yang mendapat bantuan Internet Bakti Aksi yaitu: Polindes di desa Air Nyuruk, Balai Pengobatan di desa Balai Harapan dan faskes di desa Argo Mulyo, ” ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Sintang, Rossa Trifina dalam acara Sosialisasi akselerasi transformasi digital pada sektor kesehatan yang berlangsung di Puskesmas Tempunak, 25 November 2025.

Rosa Trifina, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung transformasi digital di sektor kesehatan. “Dengan tersedianya akses internet yang cepat dan stabil, kami optimis pelayanan kesehatan di Puskesmas dan faskes akan lebih efektif, efisien, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Rosa.

Lebih lanjut Rosa menjelaskan, digitalisasi layanan kesehatan menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas layanan publik. “Layanan seperti pendaftaran pasien, rekam medis elektronik, konsultasi online, dan pelaporan data akan berjalan lebih lancar jika didukung konektivitas internet yang memadai,” tambahnya.

Bantuan yang diberikan berupa perangkat akses internet broadband dan dukungan teknis pengoperasian yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing Puskesmas dan faskes. Program ini juga diiringi dengan pelatihan bagi tenaga kesehatan mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam operasional sehari-hari.

“Kami berharap langkah ini tidak hanya menunjang fungsi pelayanan kesehatan, tetapi juga memperkuat data kesehatan yang akurat dan real-time. Dengan begitu, pemerintah bisa mengambil kebijakan yang tepat berdasarkan data yang terbaru,” ungkap Rosa Trifina.

Dinas Kesehatan Sintang berkomitmen terus mendorong inovasi dan pengembangan layanan kesehatan berbasis teknologi demi kesehatan masyarakat yang lebih baik di era digital.(Release Humas Diskominfo Sintang)