Serahkan Bantuan Kemendikbud Untuk Sekolah Tingkat SMP dan SMA, Bupati Ketapang Sampaikan 4 Poin Penting

0
198
Drs. H. Marwan Nor, saat menyerahkan bantuan dari Kemendikbud RI secara simbolis. (Istimewa)

LINTASKAPUAS I KETAPANG, – Bupati Ketapang melalui, Plh. Sekda Ketapang Drs. H. Marwan Nor, menyerahkan paket bantuan berupa fasilitas teknologi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia untuk tingkat sekolah SMP dan SMA di wilayah Kabupaten Ketapang Tahun Anggaran 2021, Jum’at (01/10/2021) di Pendopo Bupati Ketapang.

Melalui Asisten II Setda Ketapang tersebut. Bupati Ketapang Martin Rantan menyambut baik dan gembira serta menyampaikan ucapan terima kasih serta mengapresiasi kepada Kemendikbud Riset dan Teknologi yang menyediakan program bantuan perlengkapan TIK untuk sekolah.

“Bantuan peralatan TIK ini akan sangat berarti bagi sekolah-sekolah kami, guna mendukung kegiatan pembelajaran maupun kegiatan asesmen nasional,” ucap Drs. H. Marwan Nor dalam membacakan sambutan Bupati Ketapang.

Lanjutnya menyampaikan, bahwa pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen untuk terus meningkatkan inovasi dan porsi anggaran pendidikan guna meningkatkan kualitas sekolah dan kualitas pembelajaran.

“Hal ini kami lakukan guna mendukung kebijakan pendidikan yakni “Merdeka Belajar”, yang digulirkan oleh Mendikbud Nadiem,” terangnya.

Diakuinya, bahwa program Merdeka Belajar akan menjadi arah pembelajaran kedepan yang berfokus pada meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Program tersebut sejalan dengan misi ke-3 pemerintah Kabupaten Ketapang yaitu Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Memiliki Daya Saing,” ungkapnya.

Dalam sambutanya Bupati Ketapang juga berpesan kepada Kepala Dinas Pendidikan beserta jajaran serta para Kepala Sekolah yakni:
Pertama, agar melakukan penyelarasan dan pemutahiran kurikulum dan juga melakukan inovasi pembelajaran.
Kedua, meningkatkan pemenuhan dan peningkatan profesionalitas guru dan tenaga pendidikan,
Ketiga melakukan standarisasi sarana dan prasarana utama TIK dan pembelajaran.
Keempat, membangun kemitraan sekolah dengan dunia usaha dan industri terutama dalam mengatasi blank spot.

“Saya harap hal-hal tersebut dibuat secara terencana dan terukur pencapaiannya sehingga kita dapat mempercepat peningkatan sumber daya manusia guna mempersiapkan generasi muda ketapang yang berkualitas dan memiliki daya saing,” tukasnya. (Agsfy)