Sosok Prajurit TNI, Serda Ambrosius dimata Teman Dekatnya

0
130
Prada Paskalis Seven, Teman Dekat Serda Ambrosius Yudiman, Prajurit TNI yang gugur saat bertugas di Papua Barat

LINTASKAPUAS | SINTANG -Prada Paskalis Seven, Prajurit TNI yang bertugas di Markas Kodim 1205 Sintang tak bisa menyembunyikan kesedihannya dikala mendengar infomasi Serda Ambrosius Yudiman, teman dekatnya sejak kecil. menjadi korban keberingasan Kelompok Saparatis Teroris(KST) Papua.

Menurut Prada Paskalis, sosok seorang Prajurit TNI Serda Ambrosius Yudiman dikenal sebagai sosok yang Tegas dan pekerja keras serta Orangnya mandiri.

“Saya sangat dekat dengannya, sejak kecil kami sudah berteman, dari SMP kami satu kelas dan satu ruangan, bahkan SMA kami satu asrama. jadi kami sudah seperti Abang – adik, suka duka hidup kami lalui bersama.
Bahkan, saat mengikuti pendidikan kami juga bertemu dia di Bintara saya di Tamtama nya, “ucap Paskalis.

Paskalis juga mengatakan bahwa sosok serda Ambrosius dikenal sebagai seorang pekerja keras dan mandiri.
“Dulu waktu sekolah, tinggal dengan Bapak Angkatnya, jadi dia cari kerja diluar untuk membiayai Sekolahnya, jadi hingga menjadi Prajurit TNI dia tidak pernah membebani keluarganya, ” ucapnya.

Paskalis yang sehari-harinya bertugas dirumah Jabatan Komandan Kodim 1205 Sintang ini juga menyampaikan bahwa Sosok Serda Ambrosius Yudiman dikenal memiliki sikap tegas. “Saya bilang tegas karena jika ia melihat saya bersikap ke kanak-kanakan pasti langsung ditegur nya, jadi saya merasa dia itu sudah seperti abang sendiri, “curhatnya.

Paskalis juga mengaku, pertama kali mendapat informasi Serda Ambrosius gugur saat bertugas di Papua Barat pada Kamis pukul 08.00 pagi. “Awalnya saya ndak percaya. Jadi saya terus mencari info. Hingga mendapatkan info dari Dandim Sintang, bahwa memang benar dia menjadi korban,” katanya.

“Awalnya ndak percaya, karena kita ini masa dinasnya termasuk pendek. Hitunganya baru 3,5 tahun, dihitung sejak dinas tahun 2018. Jujur saya sangat sedih. Karena, kita ini sangat dekat. Apa yang dia makan, itu yang saya makan. Karena kita hidup sama-sama di Merakai, Kecamatan Ketungau Tengah sejak lama,” katanya.