Usai Bunuh Istri, Seorang Suami yang Diduga Alami Gangguan Jiwa Bunuh Diri

0
54

Foto Ilustrasi kasus pembunuhan. (Foto Net)
LINTASKAPUAS I KETAPANG,- Warga Dusun Pasir Lingis, Desa Pangkalan Suka, Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang dihebohkan dengan adanya peristiwa penemuan dua orang warga yang merupakan pasangan suami istri yang sudah berlumuran darah dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah rumah pada hari Rabu 29 Juni 2022 sekira pukul 04.00 Wib.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana, melalui Kapolsek Jelai AKP Zuanda, membenarkan peristiwa penemuan mayat yang diduga sebagai korban pembunuhan di sebuah rumah warga di Kecamatan Jelai.

“Benar telah terjadi peristiwa penemuan dua mayat yang diduga sebagai korban pembunuhan dan pelaku bunuh diri. Saat ini tim dari Reskrim Polres Ketapang bersama Polsek Jelai sedang melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini,” ujar Zuanda (30/06)

Lanjut Zuanda menjelaskan kronologi, bahwa pada hari rabu 29 juni 2022 sekira pukul 04.00 wib, anggota Polsek Jelai menerima informasi dari warga Desa Pangkalan Suka bahwa telah terjadi peristiwa pembunuhan di sebuah rumah milik warga di Desa Pangkalan Suka Kecamatan Jelai Hulu. Kapolsek Jelai anggota nya langsung terjun ke lokasi kejadian.

“Sesampai di lokasi kejadian, Petugas menemukan sesosok mayat perempuan yang tergeletak di ruang dapur, dan diketahui bernama Amik (41) yang diduga sebagai korban pembunuhan. Ditubuh korban terdapat luka sayatan di leher bagian belakang, serta luka di bagian tangan kanan. Sedangkan di bagian luar rumah, kembali petugas menemukan mayat laki laki yang diketahui bernama Kiat (43) yang tak lain adalah merupakan suami dari korban,” jelasnya.

Zuanda menambahkan, berdasarkan dari keterangan beberapa saksi mata di lokasi kejadian, bahwa korban tinggal bersama suami korban yang bernama Kiat dan beberapa saat sebelum kejadian, terdengar bunyi keributan dari dalam rumah korban yang diduga berasal dari suara keributan antara korban dengan suaminya.

“Suami korban sendiri juga ditemukan sudah meninggal di lokasi kejadian dengan luka sayatan di leher dimana dugaan kita sementara, korban dibunuh suaminya dan setelahnya suami korban melukai lehernya sendiri hingga tewas,” paparnya.

“Menurut Informasi dari beberapa keluarga korban bahwa suami korban memang memiliki riwayat gangguan jiwa, namun hal ini masih kita lakukan pendalaman termasuk motif atau penyebab terjadinya peristiwa ini,” timpalnya.

Untuk diketahui, sampai saat ini Petugas gabungan Reskrim Polres Ketapang dan Polsek Jelai terus melakukan penyelidikan dilapangan dengan memeriksa beberapa saksi untuk dimintai keterangan, sedangkan kedua jenazah sudah dibawa oleh pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman dimana dari pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum dan otopsi kepada kedua korban. (Ags)