Pemerintah Verifikasi Ulang Indeks Desa Membangun Di Kabupaten Sintang

0
91

LINTAS KAPUAS | SINTANG – Pemerintah melalui dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (Pemdes) melakukan verifikasi ulang terhadap kondisi indeks desa membangun (IDM) di kabupaten Sintang.

Kepala dinas pemberdayaan masyarakat dan desa, Syarif Yasser Arafat mengatakan di tahun 2025 ini ada perubahan penilaian yang ditentukan dari pemerintah pusat. Kriteria penilaian itu ditentukan dari pemerintah pusat yang diarahkan langsung ke setiap daerah, termasuk kabupaten Sintang.

“Di tahun 2025 ini ada perubahan penilaian, kalau dulu namanya indeks desa membangun (IDM), sekarang berubah menjadi indeks desa saja. Ini menggabungkan indikator atau penilaian dari beberapa versi, sehingga dijadikan satu, mulai dari bappenas, kemendes, kemendagri,” kata Syarif Yasser Arafat, Kamis (19/6/2025).

Yasser mengungkapkan ini merupakan program baru yang dikeluarkan pemerintah pusat, sehingga penilaian harus dilakukan lagi dari awal agar sesuai. Verifikasi ulang akan dilakukan dinas pemdes kabupaten sintang kepada setiap desa yang ada di 14 kecamatan di kabupaten Sintang.

“Karena ini programnya baru, inputnya baru dan dimensi penilaiannya baru, maka kami akan melakukan verifikasi ulang. Harapan kami status desa kita tetap bertahan, minimal sama seperti tahun sebelumnya. Artinya kita berharap tidak ada lagi desa tertinggal atau desa sangat tertinggal di kabupaten sintang,” ungkapnya.

Yasser menjelaskan berbagai konsekuensi akan dihadapi dari penilaian ulang yang dilakukan pemerintah pusat terhadap indeks desa di kabupaten sintang. Segala kemungkinan bisa saja terjadi terhadap kondisi verifikasi desa yang dilakukan.

“Tapi ini semua proses verifikasinya berjalan, memang sebagai konsekuensi dari perubahan penilaian ini bisa saja naik turun itu hal yang biasa, apalagi ini indikatornya baru. Tentu dari sisi SDM masyarakat desa, atau perangkat desa yang menginput data itu bisa ada yang tidak terisi, ada yang kosong, atau salah input sehingga mempengaruhi status mereka nantinya. Tapi kita tetap akan melakukan verifikasi ulang nantinya dengan konfirmasi ulang ke mereka,” jelas yasser.