Peringatan HPN, Jurnalis Sintang Berbagi Kasih

0
1549

Untitled-1LINTASKAPUAS.COM-SINTANG, Dalam Rangka memperingati Hari Pers Nasional(HPN), Insan Pers Sintang berbagi kasih dengan pasien Kurang mampu yang menjalani rawat inap di Rumah sakit Umum Daerah(RSUD) Sintang

“berbagi kasih terhadap pasien kurang mampu di RSUD Sintang akan kita laksanakan pada hari minggu(22/2) mendatang. Semua pasien akan kita kunjungi sekaligus memberikan menyerahkan bantuan seadanya kepada pasien yang kurang mampu, “ungkap Koordinator pelaksana kegiatan HPN daerah sintang, suhardin kepada wartawan kemarin.

Suhardin juga mengatakan dalam memperingati hari pers Nasional(HPN) selain berbagi kasih kepada pasien kurang mampu di RSUD Sintang, juga akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan lainnya “Rangkaian kegiatan lainnya juga akan kita gelar, sperti Bakti sosial memberkan komplek pasar Masuka sintang dan menggelar dialog interaksif di RRI sintang untuk menyapa masyarakat, “ungkap suhardin.

Ia juga berharap melalui kegiatan tersebut bisa meningkatkan jalinan silaturahmi antar sesama insan pers yang ada disintang. “melalui kegiatan ini juga bisa menjadi sarana bagi kami untuk terus menjaga kekompakan bisa saling bertukar dan berbagi pengetahuan serta bisa meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar, “ucapnya.

Ia menambahkan, bahwa profesi sebagai Jurnalis merupakan profesi yang mulia. Dan Jurnalis merupakan pilar ke empat dalam berbangsa dan bernegara, setelah eksekutif, legislatif dan yudikatif. Perannya selaku fungsi kontrol menjadi penyeimbang di tengah karut-marut kondisi bangsa saat ini. “Tiga pilar ini mulai terkikis akibat prilaku para pejabat yang berbuat seperti penjahat. Di sinilah peran jurnalis menjadi satu-satunya harapan masyarakat sebagai penyeimbang,” kata Joni.

Jurnalis bekerja di lindungi undang-undang. Karena itu, Joni berpesan agar jurnalis bekerja prefosional. Kode etik jurnalistik harus dijunjung tinggi. “Saya yakin dengan kemampuan kawan-kawan semua. Tinggal kekompakan kita yang perlu dipererat. Dengan demikian jurnalis di Sintang bisa menjadi kekuatan besar dalam melaksanakan tugasnya selaku fungsi kontrol terhadap keberlangsungan pembangunan dikabupaten sintang,” kata Joni.

Ia melanjutkan, jurnalis bukan hanya membuat karya-karya jurnalistik, tapi juga mengedukasi (mendidik) masyarakat, termasuk peduli terhadap lingkungan sekitar.
Menurutnya, sampai saat ini masih banyak masyarakat belum melek media, terutama golongan menengah ke bawah serta mereka yang tinggal di daerah-daerah terpencil.

“Bahkan masyarakat perkotaan pun masih banyak yang belum melek media. Padahal media itu penting, agar masyarakat bisa memilah, dan tidak terjebak dalam pemberitaan media yang tidak sesuai kode etik,” terangnya.

Ia menegaskan bahwa profesionalisme atau jurnalis sangat penting. Karena profesional itulah jurnalis berada sejajar dengan ketiga pilar yakni eksekutif, legislatif dan yudikatif.
Untuk itu jurnalis digariskan agar berpihak pada kepentingan publik di atas kepentingan pribadi ataupun golongan
“Jurnalis yang baik adalah jurnalis yang memiliki integritas, disegani dan dipercaya,” pungkas suhardin.