UPBU Tebelian Libatkan 450 Warga Lokal dalam Program Padat Karya Kemenhub

0
36
Penyematan Rompi kepada Tenaga Kerja dalam Program Padat Karya oleh Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, di Depan Pintu Gerbang masuk Bandara Tebelian Sintang

LINTASKAPUAS | SINTANG- Sebanyak 450 warga lokal yang berada di seputaran Bandar Udara Sei Tebelian Sintang dilibatkan dalam Program Padat Karya yang digelar oleh Kementerian perhubungan, pada Selasa(14/6/2022).

Kepala kantor UPBU Tebelian, Patah Atabri, S.ST M.M, mengatakan pelaksanaan padat karya tahun 2022 mengusung tema “Peran serta direktorat Jenderal perhubungan udara dalam menciptakan partisipasi masyarakat serta peningkatkan perekonomian melalui kegiatan pendukung program padat karya.

Patah Atabri mengatakan Kegiatan Program Padat Karya tersebut melibatkan tenaga kerja dari masyarakat yang berada di wilayah seputaran Bandara Tebelian Sintang.

“Ada sekitar 450-an orang lebih masyarakat lokal yang kita libatkan dalam program padat karya ini yang berasal dari Desa Kunyai, Desa Ransidakan, Desa Manter dan masyarakat Desa Sungai Ukoi Kecamatan Sei Tebelian, Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat,” ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa kegiatan Padat Karya program dari kementerian perhubungan tersebut merupakan program partisipasi sekaligus untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat akibat Pandemi Covid yang melanda,” pungkas Patah.

Direktur Angkutan Udara, Maria Kristi Endah Murni saat membacakan sambutan Dirjen Perhubungan darat Kementerian Perhubungan RI mengatakan bahwa program padat karya
merupakan salah satu bentuk komitmen dan kepedulian kementerian perhubungan RI dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Program ini merupakan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sebagai upaya pemberdayaan masyarakat lokal untuk menopang kebutuhan ekonomi masyarakat yang terdampak langsung dengan Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga sekarang,“ kata Maria.

“Tahun ini, program padat karya ditargetkan di 29 provinsi, 147 desa dan kabupaten, yang diharapkan dapat menyerap 6.629 orang tenaga kerja di seluruh Indonesia,” lanjut Maria.

Sementara, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, mengatakan kegiatan padat karya merupakan program Kementerian Perhubungan dengan Komisi V DPR RI untuk membantu dan menopang kesulitan masyarakat dalam menghadapi dampak pandemi COVID-19.

“Seluruh kementerian punya program padat karya dan padat karya Kementerian Perhubungan bentuknya membersihkan sekitar bandara dengan melibatkan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

“Untuk kegiatan padat karya di Bandara Tebelian, ini yang ketiga kalinya. Jadi selama tiga tahun pandemi, tiga tahun juga kita laksanakan padat karya di sini untuk membantu masyarakat,” sambung Lasarus.

Lasarus berharap, pemerintah daerah juga membantu masyarakat yang terdampak COVID-19 di Kabupaten Sintang. “Kita semua harus ambil bagian dalam hal ini. Apalagi pandemi yang sudah berlangsung lama dampaknya sangat dirasakan masyarakat,” ucapnya.

Penyematan Rompi kepada Tenaga Kerja dalam Program Padat Karya oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno, di Depan Pintu Gerbang masuk Bandara Tebelian Sintang

Bupati Sintang Jarot Winarno menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kementrian Perhubungan RI dan Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus yang sudah menggelar kegiatan Padat Karya di UPBU Kelas II Tebelian Sintang.

“Kami atas nama pemerintah Kabupaten Sintang menyampaikan ribuan terimakasih dan penghargaan kepada Kementerian perhubungan dan Ketua Komisi V DPRRI atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Sintang dengan program Padat Karya ini,” ucapnya.

Jarot menuturkan, dengan adanya program Padat Karya yang dipusatkan di UPBU Tebelian Sintang tentu akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19 karena kondisi perekonomian masyarakat Sintang di tengah Pandemi saat ini mengalami kemunduran.
“Semoga, dengan adanya program Padat Karya ini bisa meringankan beban ekonomi masyarakat ditengah Pandemi Covid-19 melanda,“ pungkasnya.