Wabub Setuju Kain Batik Khas Sintang Jadi seragam ASN

0
589
Wakil Bupati Sintang, Melkianus(Foto – IST)

LINTASKAPUAS | SINTANG – Wakil Bupati (Wabup) Sintang, Melkianus setuju apabila setiap hari Kamis seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang diwajibkan menggunakan baju batik khas Sintang.

“Saya setuju ASN di Sintang mengunakan batik khas Kabupaten Sintang yang dibuat oleh warga Kabupaten Sintang itu sendiri,” ujar Wabup Melkianus, Jumat 17 Februari 2023.

Dijelaskannya, bahwa memang sebenarnya sudah banyak ASN di Pemkab Sintang mengunakan baju batik khas Bumi Senentang tersebut. Hanya saja belum seragam.

“Kalau saya lihat, ASN Pemkab Sintang sudah banyak yang menggunakan baju batik khas Sintang. Hanya saja ke depan perlu diseragamkan lagi motifnya,* ucapnya.

Tentu kata Melkianus usulan dan saran kepada Pemkab Sintang soal penggunaan baju batik khas Sintang ini sangat perlu diterima. Karena melalui ASN ini, Penggunaan baju batik khas Sintang dapat lebih diperkenalkan.

“Tentu ini upaya untuk memperkenalkan motif batik khas Sintang kepada masyarakat luas, serta untuk memperkuat kebersamaan dan kekompakan ASN Pemkab Sintang,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat, Ny Lismaryani Sutarmidji menyampaikan dukungan agar ASN Pemkab Sintang dapat memakai baju batik khas Sintang pada setiap hari Kamis.

“Mengapa saya dukung, karena hanya Kabupaten Sintang saja yang belum menggunakan batik khas daerahnya setiap hari Kamis. Kabupaten/kota lain sudah menggunakan baju batik khasnya masing-masing,” ujar Ny Lismaryani Sutarmidji.

Ia pun berharap, wacana ini dapat segera terwujud, sehingga kain batik khas Sintang ini bisa segera digunakan ASN Pemkab Sintang setiap hari Kamis.

“ASN Sintang dululah memberikan contoh kepada masyarakat untuk menggunakan produk daerahnya berupa kain batik khas Sintang ini. Saya saja hari ini memakai kain tenun Sintang. Kami di Provinsi Kalbar sudah menyiapkan 14 pakaian sesuai khas kabupaten/kota yang ada di Kalbar. Jadi kalau kami berkunjung ke Sintang, kami wajib menggunakan batik atau tenun Sintang,” pungkasnya. (*)