Bekali Babinsa Pengetahuan Sebelum Terjun ke Masyarakat

0
213

LINTASKAPUAS | SINTANG -Kasiter Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Daniel Edgar Syaloom Lalawi memberikan pembekalan pengetahuan kepada para Babinsa di Koramil 1205-07/Sintang sebelum terjun ke masyarakat.

Kegiatan pembekalan pengetahuan kepada para Babinsa berlangsung di markas Koramil Sintang, senin(31/5/2021)

Pembekalan pengetahuan kepada para Babinsa sebelum terjun berbaur dengan masyarakat sangat lah penting, pasalnya, masyarakat saat ini sudah cerdas dan memiliki pemikiran yang maju

Kegiatan ini diawali penyampaian pembukaan oleh Danramil 1205-07/Sintang, Mayor Inf Slamet yang menyambut baik kegiatan pembekalan ini. Mayor Slamet mengatakan, Kegiatan tersebut untuk menyampaikan beberapa informasi yang perlu diketahui oleh para Babinsa didalam melaksanakan kegiatan nantinya, baik itu Wanmil, Bhakti Sosisal dan melakukan komunikasi sosial.

Terlebih lagi kearifan lokal dari penduduk setempat harus segera diketahui sehingga dalam pelaksanaan Komunikasi sosial nanti tidak menemui kendala apapun terutama dalam hal berinteraksi dengan masyarakat setempat,” ungkap Danramil.

Dalam penyampaian materi pembekalannya, Kasiter Kasrem 121/Abw menginformasikan tentang situasi Geografi, Demografi, Kondisi Sosial dan juga Politik serta karakteristik masyarakat Kabupaten Sintang dan sekitarnya, terlebih khusus masyarakat yang bermukim di perbatasan langsung dengan Negara tetangga.

Tentunya hal ini perlu diketahui dan dapat menyikapinya secara arif dalam semangat kebersamaan bagi seluruh Babinsa.
Diakhir pembekalannya Kasiter Kasrem 121/Abw berharap kepada Babinsa dalam melaksanakan kegiatan dapat menjalin komunikasi yang baik serta menghormati adat istiadat setempat. Dengan terjalinnya hubungan yang baik tentu akan memberi hal positif bagi suksesnya kegiatan,” jelas Kasiter

Kegiatan pembekalan ini di akhiri dengan diberikannya kesempatan bertanya bagi para peserta, tentang hal yang dirasa perlu diketahui atau untuk mencari informasi lain yang berkaitan dengan bidangnya masing-masing.
Kegiatan pembekalan dilaksanakan tetap menggunakan protokol kesehatan yang ketat.