Sintang Bebas Virus Rabies

0
1395
Raoat Antisipasi pencegahan Penyebaran Virus Rabies  di Kabupaten Sntang
Raoat Antisipasi pencegahan Penyebaran Virus Rabies di Kabupaten Sntang

LINTASKAPUAS.COM-SINTANG Penyebaran Virus Rabies diwilayah Kabupaten Melawi sudah meluas. Akan tetapi meskipun Daerah tersebut berbatasan langsung dengan Kabupaten sintang tapi hingga saat penyebaran virus tersebut belum sampai kesintang.

Meski demikian, sebagai langkah antisipasi agar virus tersebut tidak sampai menyebar kewilayah sintang, Pemerintah sudah menyusun langkah pencegahan apabila virus tersebut menyebar kewilayah sintang.

Ir. Wiryono Kabid Peternakan Dinas pertanian dan peternakan menyampaikan bahwa data terakhir di kabupaten melawi ada 55 kasus dan terbanyak di kecamatan belimbing yang memang berbatasan dengan kabupaten sintang,

“Untuk kabupaten sintang statusnya bebas terancam. Saat ini di melawi sudah 9 orang meninggal dunia dan satu diantaranya asal sintang namun kejadiannya di kotabaru, “jelas Wiryono.

Meski demikian, dikatakan Wiryono tidak menyalah kemungkinan Sintang juga akan ikut tertular khususnya untuk daerah yang berada diwilayah perbatasan seperti kecamatan Sungai Tebelian dan Kecamatan Dedai.

“untuk Kecamatan sungai Tebelian ada 10 desa yang rentan tertular Virus Rabies dan tiga desa di kecamatan Dedai. Sebagai langkah antisipasi yang sudah kita lakukan adalah sosialisasi dan vaksinasi.

Ia menambahkan, Seluruh petugas akan diberikan vaksin baru mereka   melakukan vaksinasi terhadap anjing dan binatang yang sudah diberikan vaksin akan diberi tanda. Petugas yang kami siapkan ada 9 orang namun perlu ditambahkan dengan kader kesehatan di desa” jelas Wiryono.

Kadis Kesehatan Harry Sinto Linoh menjelaskan sudah ada tiga penderita yang terdata masing-masing satu orang dan sudah diberikan vaksin di Tiong Keranji, Merarai Dua dan Kecamatan Sintang.

“Kami sudah bergerak melakukan sosialisasi dan kita sudah mendapatkan 20 fial vaksin rabies dan sudah terpakai 8 sekarang sisa 12 dan kita juga masih menunggu 30 fial dari pemprop kalbar. Kami sudah minta 250 fial ke pemprop, tetapi pemprop tidak mau drop sekaligus. “Kami juga sudah mencoba pesan ke Bio Farma, stok merea juga lagi kosong” jelas Harry Sinto Linoh.

Joko Hermanto menjelaskan setiap petugas harus diberikan 3 kali suntik vaksin baru benar-benar aman.

Sementara Camat Sintang Anna Prihantina menyampaikan populasi anjing di kecamatan sintang memang banyak, sehingga kita perlu sosialisasi ciri-ciri anjing yang terinveksi rabies itu seperti apa.

“Kami akan segera mengumpulkan lurah dan kades guna sosialisasi tentang rabies” jelas Anna Prihantina.

Widodo dari Bidang Peternakan menyampaikan bahwa kesulitan dilapangan tentu banyak seperti kerelaan pemilik anjing untuk memegang anjingnya untuk kemudian diberikan vaksin

Sekda Sintang mengharapkan yang bekerja adalah tim gabungan dengan jumlah terbatas karena terbatasnya jumlah vaksin yang tersedia. “Jangan sampai petugas kita malah terinfeksi rabies” harap Sekda.

.